FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Florencia Lolita Wibisono atau Olen jadi salah satu awak Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Januari 2026. Dia bertugas sebagai pramugari.
Jejaknya kini jadi sorotan. Media sosialnya ramai dikunjungi, baik di TikTok dan Instagram.
Salah satu yang banyak disorot videonya di TikTok saat berada di tepi Danau Toba. Dia mengunggahnya kontennya dengan lirik lagu “Where Running Out of Time”.
“Better live your life. we’re running out of time (Lebih baik jalani hidupmu. Waktu kita semakin habis.),” tulis Wolen dalam unggahannya.
Di akhir video, dia melambaikan tangan.
Selain video tersebut, yang jadi buah bibir adalah rencana Olen untuk menikah. Itu diungkapkan keluarganya, Yanti.
“Kami dengar sudah ada rencana menikah, tapi belum tahu kapan. Rencananya secepatnya,” kata Yanti.
Pasangan Oleh adalah seorang pilot di salah satu maskapai penerbangan. Yanti mengatakan pihak keluarga berharap Olen bisa ditemukan.
“Keluarga tetap berharap Olen bisa segera ditemukan,” ujar Yanti.
Siapa Florencia Lolita?
Florencia merupakan awak pramugari pesawat ATR 42-500. Pesawat yang jatuh di Maros saat penerbangan Yogyakarta-Makassar.
Air Indonesia Transport (IAT) bukan maskapai pertama Olen. Di IAT, dia baru tiga bulan.
Sebelum bergabung di IAT, Olen lama di Lion Air. Lebih dari 13 tahun bekerja di sana.
Saat ini, Olen berusia 32 tahun. Putri bungsu dari enam bersaudara itu berdarah Manado.
Dia tinggal di Jalan Donald Issac Pandjaita, Keluarahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.
(Arya/Fajar)



