Alasan Layanan Fiber Optik Kini Jadi Kebutuhan Wajib

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemanfaatan internet rumah di Indonesia semakin meluas seiring bergesernya cara masyarakat beraktivitas. Mulai dari bekerja jarak jauh, pembelajaran online, hiburan digital, hingga pengelolaan usaha rumahan.

Itu semua kini sangat bergantung pada koneksi internet yang stabil. Internet tidak lagi dipandang sebagai fasilitas tambahan, melainkan infrastruktur dasar yang menopang aktivitas harian.

Baca Juga :
Kesenjangan Akses Internet di Bali, Begini Upaya Pemerataan di Pulau Dewata
Ojol dan Pedagang Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Namun, tingginya kebutuhan tersebut kerap tidak diimbangi dengan kualitas layanan yang konsisten. Gangguan koneksi, kecepatan yang tidak sesuai, serta layanan pelanggan yang lambat masih menjadi keluhan umum.

Kondisi ini mendorong munculnya tuntutan terhadap penyedia layanan internet agar tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga stabilitas dan dukungan teknis yang dapat diandalkan.

Di tengah situasi tersebut, layanan internet broadband mulai berkembang sebagai solusi yang lebih terfokus pada kebutuhan rumah tangga.

Konsep ini menekankan koneksi berbasis infrastruktur yang lebih stabil, sistem pemantauan jaringan yang aktif, serta pendekatan layanan yang lebih personal kepada pelanggan.

Merespons kebutuhan tersebut, PT Solusindo Bintang Pratama mengembangkan brand Comet sebagai layanan internet berbasis fiber optik berbagai segmen, mulai dari bisnis hingga jaringan skala besar.

Pengembangan brand ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan yang lebih relevan bagi kebutuhan perumahan dan usaha kecil.

Comet diposisikan sebagai representasi layanan internet broadband yang menitikberatkan pada kestabilan jaringan dan kemudahan pengelolaan layanan.

Infrastruktur yang digunakan berbasis 100 persen fiber optik, memungkinkan koneksi yang lebih konsisten dibandingkan teknologi lama.

Dari sisi operasional, PT Solusindo Bintang Pratama mengelola infrastruktur, tim teknis, dan sistem layanan secara terintegrasi.

Perusahaan yang berdiri sejak 2005 ini memiliki pengalaman dalam membangun dan memelihara jaringan internet di berbagai wilayah.

Pengelolaan dilakukan melalui sistem monitoring aktif yang memungkinkan deteksi gangguan secara cepat.

“Kepercayaan pelanggan dibangun dari layanan yang stabil, respons cepat, dan komitmen untuk terus berkembang,” ujar Fran Eko, head of Sales Comet, Senin, 19 Januari 2026.

Fokus pada stabilitas jaringan menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan Comet. Selain infrastruktur, perusahaan juga menekankan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang menangani operasional dan dukungan teknis.

Baca Juga :
Iran Gelap Internet, Trump Panggil Elon Musk untuk Kirim Starlink
Libur Nataru Diserbu, Internet Indonesia Tetap Ngebut
Puncak Arus Balik Nataru, Internet Bandara Disorot

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Skuad Vietnam U-23 Berapi-api untuk Kalahkan China dan Tampil di Final Piala Asia U-23 2026
• 14 jam lalubola.com
thumb
Polemik Ijazah Jokowi, Perlukah Bawa Ijazah Asli Saat Mendaftar di KPU?
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Pameran "Prosperous Horse Year": Ruang Diskusi Seni dan Budaya di Awal Tahun
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Daftar 5 Rekomendasi Anime Soal Kehidupan Anak Sekolah Berandalan
• 6 jam laluinsertlive.com
thumb
Viral Sampah Menggunung di Tanggul Laut Muara Baru, Pramono: Kita Bersihkan!
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.