Dihantam Ombak Besar, Kapal Nelayan di Paciran Lamongan Terbalik dan Tenggelam

beritajatim.com
5 jam lalu
Cover Berita

Lamongan (beritajatim.com) – Kecelakaan laut menimpa kapal nelayan KMN Cipta Karya (CK) di perairan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kapal tersebut terbalik dan tenggelam akibat dihantam ombak besar saat cuaca ekstrem terjadi.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Muhammad Hamzaid, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (18/1/2026), ketika KMN CK yang dinakhodai FM bersama tiga anak buah kapal (ABK) berangkat melaut dari Paciran untuk mencari ikan.

Sekitar pukul 08.00 WIB, setibanya di perairan utara Paciran, kapal mulai menebar jaring. Namun, kondisi cuaca yang memburuk disertai ombak besar membuat kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.

“Dalam situasi darurat tersebut, nahkoda dan tiga ABK berupaya menyelamatkan diri dengan memanfaatkan jeriken sebagai alat bantu apung,” kata Hamzaid, Senin (19/1/2026).

Keempatnya terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih dua jam sambil menunggu pertolongan. Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB, kapal TB Tall Star yang sedang berlayar menuju PT Dok Paciran melihat para korban melambaikan tangan meminta bantuan.

Selanjutnya, awak kapal TB Tall Star melakukan evakuasi dengan menaikkan seluruh korban ke atas kapal. Seluruh korban dalam kondisi selamat.

“Pada pukul 16.00 WIB, TB Tall Star sandar di dermaga PT Dok Paciran. Selanjutnya, keempat korban diserahkan kepada Satpolairud Polres Lamongan dan Ketua Rukun Nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran, untuk kemudian dipulangkan ke keluarga masing-masing,” tuturnya.

Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh awak KMN CK dilaporkan dalam kondisi sehat meski sempat mengalami kelelahan akibat terpapar cuaca laut.

“Satpolairud Polres Lamongan mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut serta melengkapi kapal dengan alat keselamatan yang memadai. Ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini,” ucapnya. (fak/kun)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPBD: Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi di Jakut Telah Surut Minggu Malam 18 Januari 2026
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
• 9 jam lalumerahputih.com
thumb
Purbaya Sebut Juda Agung Wamenkeu, Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Nestapa Rusaknya Mata Anak-Anak Indonesia
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Kecanduan Judol, Guru PPPK di Cianjur Nekat Rampok Perempuan Lansia
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.