Bisnis.com, SURABAYA – Sebanyak 3.789 penumpang KAI Daop 8 Surabaya tercatat membatalkan perjalanannya imbas bencana banjir yang terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah dan berdampak signifikan terhadap operasional jalur kereta api di lintas utara.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono membeberkan data mengenai pembatalan perjalanan oleh ribuan penumpang tersebut dihimpun pihaknya pada hari ini, Senin (19/1/2026) pukul 12.00 WIB.
Untuk menangani masalah tersebut, Mahendro menegaskan bahwa KAI telah menerjunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak di lintas utara guna mempercepat proses normalisasi jalur rel agar operasional KA dapat segera kembali pulih.
"Petugas kami terus siaga untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi hingga perjalanan kereta api kembali dioperasikan secara normal,” ucap Mahendro dalam keterangan resminya, Senin (19/1/2026).
Mahendro menjelaskan, lima perjalanan KA yang dibatalkan keberangkatannya antara lain, yakni KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol, dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir.
Lebih lanjut, pembatalan juga dilakukan terhadap KA Gajayana relasi Malang – Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang – Gambir.
Baca Juga
- DJKA Terjunkan Lokomotif CC300, Antar KA Jarak Jauh Terobos Banjir Pekalongan
- Sempat Tergenang, Jalur Hulu Stasiun Pekalongan-Sragi Sudah Bisa Dilalui Kereta
- Pascabanjir Pekalongan, Lima Perjalanan KA Jalur Utara di Daop 8 Masih Dibatalkan
Sebagai wujud tanggung jawab, KAI telah memberikan kemudahan layanan bagi pelanggan yang terdampak berupa pengembalian bea tiket secara penuh atau penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pelanggan yang telah memiliki tiket untuk KA yang dibatalkan dapat melakukan refund 100% di luar biaya pemesanan, atau melakukan reschedule tanpa biaya tambahan. Proses tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” jelas Mahendro.
KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan keandalan layanan transportasi kereta api. KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat situasi ini.
“KAI mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik,” pungkasnya.




