JAKARTA, DISWAY.ID – Kembali tim SAR membawa kabar baik, di mana korban ke-2 pesawat ATR 24 500 di area Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Korban ditemukan di jurang dengan kedalaman 500 meter yang membuat tim kesulitan untuk melakukan evakuasi.
Penemuan korban ke-2 pesawat ATR 42-500 ini disampaikan langsung oleh Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii selaku Kepala Basarnas.
Menurut Syafii operasi pencarian korban ini di hari ke tiga pasca kecelakaan pesawat ini masih terkendala dengan kondisi medan suaca.
BACA JUGA:Heboh Keluarga Ungkap Smartwatch Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 Ada Pergerakan Langkah Kaki, Minta Tim SAR Lakukan Pencarian di Hutan
BACA JUGA:1 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Dekat Lokasi Serpihan
Syafii menyampaikan bahwa kurang dari 24 jam Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan korban kecelakaan pesawat ATR 24 500.
“Terdapat beberapa hambatan yang kami hadapau dalam pencarian, muali dari cuaca hingga kondisi medam yang cukup ekstrim,” terangnya.
Sebanyak 1.200 personel tim gabungan ambil bagian dalam pencarian korban dan pihak SAR berharap dapat segera menemukan semua korban yang terdiri dari 10 orang.
BACA JUGA:Medan Sulit, Cuaca Ekstrem, Evakuasi Korban Pesawat ATR Terhalang
BACA JUGA:Geely EX2 Mulai Dirakit Lokal dengan TKDN 46.5 Persen, Pastikan Keamanan Baterai Teknologi Cell-to-Pack
Sedangkan korban pertama berjenis kelamin pria berhasil ditemukan oleh Tim SAR pada Minggu 18 Januari lalu.
Diketahui kecelakaan pesawat yang dialami oleh ATR 24 500 terjadi pada Sabtu 17 Januari, di mana pesawat tersebut tengah melakukan tugas pemantauan lapangan untuk kebutuhan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dalam kecelakaan tersebut memakan 10 korban jiwa termasuk 2 anggota dari Kementerian KKP.
Untuk mempercepat melakukan pencarian Tim SAR juga berencana untuk menggunakan helikopter, namun karena kondisi cuaca hal tersebut belum bisa dilakukan sepenuhnya.



