JAKARTA, DISWAY.ID-- Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan pemeriksaan terdahap eks Menteri ESDM Sudirman Said dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral) pada Senin, 19 Januari 2026.
"Betul (Sudirman Said diperiksa). Sudah datang, lagi diperiksa," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, Senin.
BACA JUGA:Bek Leeds United Tolak Mentah-mentah Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Jadi Idola Excelsior Rotterdam!
BACA JUGA:Lewat RnD dan Standar Uji Ketat, Changan Mantapkan Posisi di Panggung Otomotif Dunia
Anang menjelaskan, Sudirman Said diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Sebab, saat itu dia pernah menjabat sebagai menteri.
"Sebagai saksi dan saat itu menjabat sebagai menteri," kata Anang singkat.
Sebelumnya, pada Selasa, 23 Desember 2025, Kejagung pernah memeriksa eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Sudirman Said.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan bahwa Sudirman Said diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral) pada periode 2008–2015.
BACA JUGA:Geely EX2 Mulai Dirakit Lokal dengan TKDN 46.5 Persen, Pastikan Keamanan Baterai Teknologi Cell-to-Pack
BACA JUGA:Alasan Prilly Latuconsina Pamit dari Sinemaku Pictures, Begini Reaksi Pacar
Usai menjalani pemeriksaan itu, Said Sudirman akhirnya buka suara. Dirinya dipanggil sebagai saksi untuk memberikan keterangan dalam proses penyidikan.
Namun, Sudirman Said enggan membocorkan substansi pemeriksaan yang dijalaninya.
"Sebagai warga negara yang baik saya mendukung penegakkan hukum. Dan keterangan yang saya berikan semoga membuat duduk perkara menjadi lebih jelas," ujarnya kepada awak media, Rabu, 24 Desember 2025.
Adapun dalam pemeriksaan itu, dirinya dimintai keterangan terkait perannya saat menjabat sebagai Senior Vice Presiden Kepala Intgrated Suplay Chain, PT Pertamina Persero pada tahun 2008-2009.
Dia mengemukakan, upaya reformasi tata kelola rantai pasok yang pernah dirancang pada saat itu tidak berjalan dengan baik.
- 1
- 2
- »




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3327821/original/093967900_1608289792-WhatsApp_Image_2020-12-18_at_15.51.43.jpeg)
