Serikat Guru AS Ancam Tinggalkan X Imbas Konten Deepfake Mesum Grok AI

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Federasi Guru Amerika Serikat (American Federation of Teachers/AFT) akan hengkang dari platform media sosial X. Keputusan ini diambil setelah situs tersebut dinilai menjadi medium penyebaran gambar deepfake mesum di mana korbannya menyasar perempuan dan anak-anak.

Belakangan X memang tengah menjadi sorotan seiring dengan maraknya penyalahgunaan Grok AI yang digunakan untuk mengubah foto perempuan atau anak-anak menjadi gambar tidak senonoh, bahkan terkadang diubah menjadi hanya menggunakan pakaian dalam.

Dilansir Reuters, Presiden AFT, Randi Weingarten, mengatakan kualitas X sudah menurun sejak diambil alih Elon Musk pada 2022 karena dipenuhi ekstremis dan akun troll. Namun, menurutnya, situasi menjadi jauh lebih parah setelah muncul gelombang gambar perempuan dan anak-anak dalam balutan bikini atau pakaian dalam yang dibuat tanpa persetujuan, menggunakan chatbot AI milik X, Grok.

“Generator gambar Grok AI yang berjalan tanpa pengamanan apa pun adalah puncaknya bagi kami,” ujar Weingarten. “Mulai besok, kami tidak akan lagi menggunakan Twitter atau X.”

Belakangan, X memang berada di bawah sorotan internasional. Grok diketahui secara luas membagikan gambar hiper-realistis perempuan, bahkan dalam beberapa kasus anak di bawah umur, dalam pose yang bernuansa seksual, merendahkan, atau penuh kekerasan.

Meski X telah menyesuaikan perilaku chatbot tersebut agar gambar hasil buatan atau editan Grok tidak lagi muncul di linimasa publik, AI-nya masih tetap mampu melucuti pakaian orang secara digital.

AFT sendiri merupakan salah satu serikat pekerja terbesar di Amerika Serikat, yang mewakili sekitar 1,8 juta tenaga pendidik. Weingarten telah memiliki akun di Twitter sejak 15 tahun lalu. Namun belakangan, ia mengaku sudah mengurangi aktivitasnya di platform tersebut karena maraknya propaganda dan disinformasi. Musk sebelumnya kerap menyatakan bahwa kebijakan X merupakan bagian dari upaya melindungi kebebasan berbicara.

Per Rabu (14/1), Weingarten menyatakan bahwa akun pribadinya yang memiliki sekitar 100 ribu pengikut serta akun resmi AFT dengan sekitar 75 ribu pengikut, akan sepenuhnya berhenti beraktivitas.

Saat ditanya apakah suara serikatnya akan berkurang jangkauannya setelah keluar dari X, Weingarten menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama.

“Ini bukan keputusan yang mudah, tapi ini keputusan yang tepat,” katanya. “Kita harus menetapkan batasan. Jika Anda berada di pihak kemanusiaan dan percaya bahwa anak-anak harus dilindungi, Anda harus menetapkan batasan ini.”


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhub Tinjau Langsung Proses Pencarian dan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
BKSDA NTB Klarifikasi: Hiu Paus yang Terdampar di Bima Berhasil Kembali ke Laut dalam Kondisi Hidup
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Sungai Simo Meluap Lagi, Jalur Pantura Pati-Rembang Macet 4 Kilometer
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pajero Tabrak Lari 6 Motor dan Pagar Mapolda Jambi, Sopir Positif Narkoba
• 18 jam laludetik.com
thumb
Cerita Pengantin di Jakbar Terjang Banjir demi Resepsi Pernikahan
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.