Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) belum mengambil keputusan terkait rencana pembongkaran tiang monorel yang berada di kawasan Senayan, Jakarta. Pemerintah masih akan melakukan evaluasi dan koordinasi lanjutan sebelum menentukan langkah ke depan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di ruang wartawan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026), merespons pertanyaan mengenai kewenangan pembongkaran tiang monorel yang sempat disampaikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Prasetyo membenarkan bahwa secara kewilayahan, kawasan Senayan memang berada di bawah kewenangan Kementerian Sekretariat Negara. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk membongkar tiang-tiang monorel yang mangkrak di area tersebut.
Baca Juga
- Pramono Beberkan Penyelesaian Sengketa Tiang Monorel dengan Adhi Karya
- Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar, Sutiyoso: Pilihan Terburuk tapi Paling Tepat
- Sutiyoso Ungkap Rencana Awal Pembangunan Monorel Sebelum Mangkrak Hampir 22 Tahun
“Kebetulan minggu yang lalu kami berkoordinasi, memang betul kalau dari sisi kawasan Senayan adalah bagian dari Kementerian Sekretariat Negara. Memang itu betul, tetapi memang kita belum sampai kepada keputusan untuk melakukan pembongkaran terhadap tiang-tiang monorel di area kawasan Senayan,” ujar Prasetyo.
Lebih lanjut, dia menambahkan, pemerintah masih membutuhkan waktu untuk melakukan kajian lebih lanjut. Salah satu pertimbangan yang akan menjadi acuan adalah hasil evaluasi penanganan tiang monorel di kawasan Kuningan.
“Nanti kami mohon waktu, segera nanti kami koordinasikan itu setelah proses yang di Kuningan coba kita evaluasi hasilnya seperti apa,” tandas Prasetyo.





