Tim SAR gabungan berupaya melakukan pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik IAT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).
Fokus utama operasi SAR saat ini pada pencarian dan evakuasi korban dengan memanfaatkan golden time, yakni tiga hari sejak kejadian.
Jalan terjal harus dilalui tim SAR gabungan. Lokasi kejadian berada di medan yang sangat ekstrem berupa tebing curam, dengan perkiraan posisi korban berada di kedalaman sekitar 500 meter dari puncak.
Jarak pandang dari kabut tebal serta perubahan cuaca juga menjadi tantangan besar selama operasi pencarian.
Pencarian korban dilakukan dengan memaksimalkan tim penyelamat jalur darat yang telah mengenal dan menguasai medan.
Hingga saat ini tim SAR gabungan telah menemukan dua korban. Satu korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada Minggu (18/1), dan satu korban lainnya berjenis kelamin perempuan ditemukan pada Senin (19/1).




