Kunjungan ke Inggris, Prabowo Bakal Teken Kerja Sama Produksi Kapal Tangkap Ikan

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan menandatangani kerja sama bidang maritim bersama pemerintah Inggris dalam kunjungan kerjanya ke London. Kerja sama tersebut berupa proyek pembangunan kapal tangkap ikan untuk nelayan.

"Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Penjelasan Istana Soal Thomas Djiwandono Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Prabowo pernah membahas soal kerja sama tersebut dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer secara virtual. Prabowo dijadwalkan bertemu PM Starmer di Downing Street Nomor 10 dalam kunjungannya ke London.

Selain itu, Prabowo direncanakan bertemu Raja Inggris Charles III. Keduanya akan membahas soal rencana konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh, menyusul permintaan Raja Charles III agar Prabowo mendonasikan konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk konservasi gajah

"Kurang lebih tahun lalu, sekitar 8 bulan yang lalu, Bapak Presiden telah sebagai pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah. Yakni itu atas kerja sama dengan Raja Charles," ucap Prasetyo.

Selanjutnya, Prabowo akan menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kampus ternama Inggris membuka universitas di Indonesia.

"Bilamana memungkinkan membuka kampus-kampus baru di Indonesia dalam rangka sebagaimana yang di dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan, untuk mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang; di antaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk bidang kedokteran," tutur dia.

"Nah, itu beberapa agenda beliau yang akan mungkin dalam waktu kurang lebih 2 hari selama beliau berada di Inggris," sambung Prasetyo.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korban Meninggal Bencana Sumatera 1.199 Orang, 144 Hilang
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Dasco Tegaskan UU Pilkada Tidak Masuk dalam Prolegnas
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Jamin Sertifikat Tanah Korban Bencana di Sumatera Tetap Diakui dan Gratis Diurus Ulang
• 43 menit lalupantau.com
thumb
Mulai Bergerak, PSM Disebut Mulai Incar Dua Pemain Asing
• 8 menit lalufajar.co.id
thumb
Harapan Besar di Pundak Cristiano Ronaldo
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.