Pekerja Kafe di Pekanbaru Ditemukan Tewas, Polisi Bilang Begini

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PEKANBARU - Warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang ditemukan tewas di Jalan Thamrin.

Korban diketahui bernama Sandi Hidayat, seorang pria yang sehari-hari bekerja di kafe Pekanbaru.

BACA JUGA: Tragis, Ibu Bunuh Diri Bersama Balitanya Gegara Depresi Ditinggal Suami

Tubuh korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak tak bernyawa, sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu 18 Januari 2025.

Aparat Polresta Pekanbaru langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA: Sambut Imlek 2026, ANTAM Luncurkan Emas Batangan Year of the Horse

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah kepada Singgalang Riau mengungkapkan bahwa korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri.

“Menurut keterangan saksi, sebelum ditemukan tewas, korban sempat melakukan panggilan video dengan salah satu saksi yang juga merupakan pemilik tempat korban bekerja,” kata Anggi Senin (19/1).

BACA JUGA: Pemko Pekanbaru Bangun Kencana Mini Soccer, Fasilitas Olahraga Gratis untuk Warga

Namun, dalam komunikasi tersebut korban tidak memberikan respons meskipun telah dipanggil berulang kali.

Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang saksi bernama Abi yang hendak berangkat bekerja melihat korban sudah tergeletak di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berkerumun di lokasi, sebelum akhirnya dibubarkan oleh petugas kepolisian.

Sekitar satu jam setelah laporan diterima, Tim Inafis Polresta Pekanbaru bersama piket SPKT tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban yang berada di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan sebuah catatan yang diduga merupakan pesan terakhir korban, yang kini dijadikan bagian dari bahan penyelidikan.

“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun keterlibatan pihak lain. Dugaan sementara mengarah pada korban meninggal dunia akibat perbuatannya sendiri,” jelas AKP Anggi.

Saat ini pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan resmi menolak dilakukan visum et repertum dan memilih untuk mengurus proses pemakaman secara mandiri dengan bantuan warga sekitar.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui tengah mengalami permasalahan ekonomi dalam beberapa waktu terakhir.

Polisi juga menerima informasi awal bahwa korban diduga memiliki kebiasaan bermain judi online, meski hal tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Kami masih melengkapi keterangan dari saksi-saksi untuk keperluan administrasi dan laporan,” tutur Anggi.(mcr36/jpnn)


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Rizki Ganda Marito


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Rapat Terbatas Virtual dari Inggris, Bahas Penertiban Hutan
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Dua Kali Dipanggil Kejagung, Sudirman Said Buka Suara
• 4 jam laludisway.id
thumb
Pemkot Surabaya Siapkan Sekolah Rakyat Mulai Tahun Ajaran 2026
• 16 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Prospek Emas Sepekan: Analis Terbelah, Ritel Masih Optimistis
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Pelatih: Kunci kemenangan PSMS atas Persiraja karena pemain disiplin
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.