REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Raja Charles III dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Inggris. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah perlindungan atau konservasi gajah di Provinsi Aceh.
Dalam pertemuan terakhir keduanya di London pada tahun lalu, Raja Charles III, yang merupakan salah satu pembina organisasi konservasi internasional WWF, meminta Presiden Prabowo untuk mendonasikan konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) lahan miliknya melalui PT Tusam Hutani Lestari di Aceh untuk kepentingan konservasi gajah.
- Arkeolog Ungkap Misteri Dua Manusia Purba Asal Sulawesi: Pemburu Gajah, Pemakan Anoa, Pelukis Gua
- Melacak Gajah dengan Drone dan AI
- Kemenhut Cegah Kematian Gajah Sumatra Akibat EEHV
“Kurang lebih tahun lalu, sekitar delapan bulan yang lalu, Bapak Presiden secara pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, yakni atas kerja sama dengan Raja Charles,” kata Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1/2026).
Prasetyo, yang akrab disapa Pras, menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris seharusnya berlangsung pada Desember 2025, namun diundur menjadi Januari 2026. Adapun rencana konservasi gajah di Aceh ini sebelumnya telah diungkapkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Raja Juli membeberkan seluruh konsesi PBPH PT Tusam Hutani Lestari milik Presiden Prabowo di Aceh diserahkan untuk membangun koridor gajah dengan menggandeng WWF sebagai organisasi pelaksana. Prabowo juga pernah menuturkan bahwa utusan WWF mengajukan permohonan pemanfaatan 10 ribu hektare lahan dari konsesi tersebut sebagai kawasan perlindungan gajah.
Permintaan tersebut tidak langsung dipenuhi sesuai proposal awal. Prabowo justru menawarkan lahan dua kali lipat dari yang diajukan, yakni seluas 20 ribu hektare.
Selain bertemu Raja Charles, Presiden Prabowo dalam kunjungan kerjanya ke Inggris juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Prabowo dan Starmer direncanakan menandatangani kerja sama pembuatan kapal tangkap nelayan, serta menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476439/original/003157300_1768750143-9dab4ac8-4b09-4ef0-85ed-4188c1174e2b.jpg)