MerahPutih.com - Persita Tangerang ingin konsisten menampilkan performa baik di putaran kedua Super League 2025/2026. Persita akan mengarungi paruh kedua kompetisi dengan menghadapi Bhayangkara FC (24/1) sebelum menutup bulan melawan Persija Jakarta (30/1).
Di putaran pertama, Persita punya catatan cukup baik. Dengan sembilan kemenangan, empat hasil seri, dan empat kekalahan, Persita bertengger di posisi 5 dengan 31 poin.
Persita mengintip peluang masuk 4 besar yang diisi Persib Bandung (38 poin), Borneo FC (37), Persija (35), dan Malut United (34).
“Sejauh ini penampilan kami berjalan dengan baik di paruh pertama dan mudah-mudahan kami bisa kompak selalu dan bisa terus berada di jalur ini,” kata kapten tim, Muhammad Toha di laman klub.
Baca juga:
Persita Ingin Ramaikan Persaingan Papan Atas Super League yang Libatkan Persib, Borneo FC, Persija
M. Toha bersyukur terus mendapat kepercayaan. Termasuk sebagai kapten sejak membela Pendekar Cisadane pada musim 2017 lalu.
“Saya bersyukur sekali bisa terus dipercaya dalam bermain, prinsip saya adalah seorang pelatih adalah nahkoda di sebuah tim,” kata Toha.
“Saya harus bisa menyesuaikan pelatih, bukan pelatih yang menyesuaikan saya. Jadi saya selalu berusaha di setiap latihan dan juga pertandingan, apa yang pelatih mau akan saya lakukan. Setiap hari saya lakukan.”
“Di sepakbola kita harus menjaga konsistensi dan selalu fokus. Siapapun pelatihnya saya akan berikan yang terbaik,” ujarnya.
Pemain berusia 28 tahun ini menggambarkan bahwa Persita adalah keluarga baginya. Dan ia berharap bisa membawa Persita meraih gelar juara di sepakbola Indonesia atau bermain di kancah Asia.
“Bagian hidup saya, keluarga saya dan juga bagian dari perjalanan saya di sepakbola. Target saya pasti ingin yang terbaik, entah itu empat besar itu pasti mau. Kita juga ingin bermain di Asia,” lanjut pemain kelahiran Bontang itu.
“Setiap pertandingan adalah final bagi kita. Harapan saya untuk juara ada, tapi intinya kita harus bekerja keras lebih daripada yang lain.
“Ada tim yang lebih besar dari kita, seperti Persib Bandung, Persija Jakarta dan mungkin juga Borneo FC. Kita harus memiliki kinerja yang lebih keras untuk bisa bersaing di papan atas,” ungkapnya.



