JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akan gelar perkara kasus kematian satu keluarga di rumah kontrakan, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan gelar perkara dilaksanakan setelah fakta kejadian sudah dikumpulkan secara lengkap.
"Proses gelar perkara pengambilan kesimpulan atas temuan setelah semua fakta lengkap didapatkan," kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Baca juga: Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakut
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terhadap korban dan temuan makanan serta minuman di tempat kejadian perkara (TKP).
"Hasil Labfor yang telah dilakukan sedang dicocokkan dan diteliti lebih lanjut dengan hasil kedokteran forensik di RS Polri Kramat Jati," kata Budi.
Sementara itu, satu anggota keluarga yang selamat masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, polisi memastikan tiga korban meninggal dunia yang ditemukan di sebuah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, merupakan satu keluarga.
Baca juga: Hal-hal yang Belum Terjawab dalam Kematian Sekeluarga di Warakas Jakut
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah tersebut dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ditemukan adanya penemuan mayat terhadap tiga jenazah yang berjenis kelamin dua perempuan dan satu laki-laki," ucapnya saat ditanyai Kompas.com di lokasi.
Tiga korban yang ditemukan meninggal dunia masing-masing berinisial S (50), AA (27), dan AA (13).
Ketiganya merupakan satu keluarga dan ditemukan di dalam rumah kontrakan tempat mereka tinggal.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab satu keluarga tewas. Polisi masih mengunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari RS Polri Kramat Jati.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang