Abdul Rahman Farisi Apresiasi Kinerja Menteri Bahlil, Ini Alasannya

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Partai Golkar memberikan apresiasi atas pencapaian kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sepanjang 2025.

Berbagai keberhasilan yang dicatatkan dinilai sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan uang negara sekaligus memperkuat fondasi fiskal nasional di tengah kondisi global.

BACA JUGA: Abdul Rahman Farisi Nilai Keberhasilan Kabinet Cerminkan Kepemimpinan Prabowo

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi, menegaskan bahwa pencapaian Menteri Bahlil merupakan bukti nyata komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjaga stabilitas fiskal.

“Keberhasilan Menteri Bahlil dalam meningkatkan PNBP dan mengurangi impor energi adalah langkah strategis yang menyelamatkan uang negara. Ini menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi dan penguatan produksi dalam negeri benar-benar memberi dampak nyata bagi fiskal nasional,” ungkap Abdul Rahman Farisi dalam keterangan resmi.

BACA JUGA: Abdul Rahman Farisi Sebut Pemerintah Harus Siapkan Pemulihan Ekonomi untuk Sumatera

Menurutnya, sepanjang 2025, Menteri Bahlil berhasil mencatatkan sejumlah prestasi penting.

Pertamina di bawah koordinasi Kementerian ESDM berhasil meningkatkan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga menopang APBN di tengah penurunan harga komoditas global.

BACA JUGA: Gagasan Menteri Bahlil Dorong Inovasi Subsidi Energi, Abdul Rahman Farisi Beri Pujian

“Strategi efisiensi dengan mengurangi impor energi juga dijalankan secara konsisten, memperkuat cadangan devisa dan menekan beban subsidi. Selain itu, ia menggagas rencana pengalihan subsidi gas LPG 3 kilogram menjadi subsidi DME batubara, sebuah langkah transisi energi yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor,” bebernya.

Abdul Rahman Farisi menambahkan, setiap rencana pengurangan impor akan cenderung mengurangi dan menyelamatkan uang negara, baik dalam bentuk subsidi maupun dalam bentuk devisa untuk kepentingan impor.

“Sinergi antara Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil semakin kompak. Kami yakin tahun ini akan menjadi momentum konsolidasi kebijakan energi nasional yang lebih kuat, sekaligus memperkokoh kedaulatan fiskal dan energi Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Bahlil mendapat apresiasi dari pelaku usaha yang menilai kinerjanya sebagai salah satu yang terbaik dalam satu dekade terakhir di sektor energi.

“Dia juga meraih penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Transisi Energi pada ajang detikcom Award 2025, berkat kontribusinya dalam mendorong investasi energi baru terbarukan, dan hilirisasi pertambangan,” jelas Mantan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas ini.

Abdul Rahman Farisi menyatakan, Partai Golkar melihat pencapaian tersebut sebagai fondasi penting untuk 2026.

Dia meyakini Bahlil akan semakin menunjukkan kinerja baik di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sinergi antara Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil semakin kompak. Kami yakin tahun ini akan menjadi momentum konsolidasi kebijakan energi nasional yang lebih kuat, sekaligus memperkokoh kedaulatan fiskal dan energi Indonesia,” tutupnya. (jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Noel Cs Didakwa Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3 Sebesar Rp6,5 Miliar
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Tiba di Inggris, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Asing Net Buy Rp 4,46 T Pekan Lalu, Kompak Serok 10 Saham Ini
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sudah Deal? Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya Dua Nama yang Melekat dengan Persija Jakarta
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Masa Depan Pertanian: AI dan Teknologi Ramah Lingkungan
• 1 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.