Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Juda Agung akan menjadi calon Wakil Menteri Keuangan pengganti Thomas Djiwandono.
Adapun Juda Agung sebelumnya mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sementara Thomas Djiwandono diusulkan Presiden Prabowo menempati posisi Juda Agung di bank sentral.
“Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu (Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan). Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda besok kali ya. Saya mau lihat niatnya dia apa sih,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, Senin (19/1).
Ketika wartawan menyinggung apakah skema tersebut berarti terjadi pertukaran jabatan, Purbaya membenarkan hal tersebut.
“Kayak switch-switch ya kelihatannya. Kalau bocorannya seperti itu, kayaknya begitu, switch kelihatannya,” ujarnya.
Profil Juda Agung
Juda Agung menjadi Deputi Gubernur BI didasarkan pada Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021 dan disumpah pada 6 Januari 2022 lalu.
Juda merupakan pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, tahun 1964. Dia menempuh pendidikan tinggi awal di IPB dalam bidang teknologi pertanian.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan dan mendapat gelar master di bidang Money Banking and Finance pada tahun 1995 dari University of Birmingham.
Lanjut dari situ, ia kembali menempuh pendidikan di universitas yang sama dan mendapatkan gelar PhD di bidang Economics pada tahun 1999.
Terkait karier, Juda pernah menjadi Asisten Gubernur BI yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019.




