Ira Swara menjadi korban banjir di sekitaran Jakarta Utara usai hujan mengguyur seharian pada Senin (12/1) lalu.
Ini merupakan banjir pertama yang dialami oleh Ira Swara dan keluarga usai kembali tinggal di Tanjung Priok.
Pelantun lagu Gelisah itu menuturkan bahwa air masuk ke dalam rumah pada pukul 08.00 WIB setelah hujan mengguyur sejak dini hari.
Akibat air yang masuk ke dalam rumah hingga sebetis orang dewasa, harta benda milik Ira Swara pun terendam banjir, meskipun tidak mengalami kerusakan yang parah.
"Nggak yang terlalu parah sih, lebih ke baju-baju yang dipacking-packing gitu. Koper di plastik, terus kursi-kursi cuma kaki-kakinya aja," ujar Ira Swara saat ditemui InsertLive di Jakarta Selatan, Senin (19/2).
Jika barang Ira Swara yang terendam banjir kebanyakan pakaian, berbeda dengan sang anak, Yunia Syahri.
Gitar milik Yunia Syahri yang kebetulan berada di dalam kamarnya sempat terendam banjir.
"Kamar aku kebetulan paling depan, selantai sama ruang tamu. Sempat gitar ujungnya kerendam dikit, tapi aku selamatin jadi nggak terendam lama," cerita Yunia Syahri.
Menyoal kerugian akibat banjir, ira Swara merasa bersyukur masih sempat menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai dua sehingga tidak ada kerugian yang berarti.
"Nggak (rugi) sih Alhamdulillah, karena airnya naik perlahan jadi satu-satu diangkatin," imbuhnya.
Namun, saat ini Ira Swara memilih langkah antisipasi menyimpan benda berharga dan barang elektronik di lantai atas bersama dengan kucing peliharaannya.
"Barang-barang elektronik diamanin aja di lantai atas,. Kebetulan ada kucing juga, Alhamdulillah mereka di atas jadi aman," beber Ira Swara.



