Mengungkap Makna dari Tradisi Sayyang Pattudu di Polewali Mandar

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

Oleh: Sifa MA
Magang Fajar, Unhas

Sayyang Pattudu merupakan tradisi syukuran khas provinsi sulawesi barat, terkhusus di kabupaten Polewali Mandar. Dalam pelaksanaannya, anak yang khatam Al-Quran akan dirias mengikuti pakaian tradisional setempat lalu diarak berkeliling sambil menunggangi kuda. Upacara yang secara harfiah berarti “kuda menari” ini tidak hanya menganut nilai pendidikan keagamaan sebagai patokan utamanya, tetapi juga mengandung nilai sosial dan budaya yang kuat.

Tradisi Sayyang Pattudu dijalankan menurut Tawil dan Rahman dalam artikel jurnal yang berjudul ‘Nilai yang Terkandung dalam Tradisi Sayyang Pattudu di Kabupaten Polewali Mandar’ sebagai berikut. Kuda yang sudah terlatih dan dihiasi akan dinaiki oleh anak-anak yang telah khatam Al-Quran. Kuda tersebut lalu didampingi oleh 5 orang laki-laki, satu diantaranya memegangi payung yang sudah dihias sebelumnya. Musik rebana pun mengiringi arak-arakan dan rombongan Sayyang Pattudu tersebut.

Secara tradisional, Sayyang Pattudu diadakan mengikuti khatamnya seorang anak dalam membaca Al-Qur’an. Anak laki-laki mengenakan thawb dan keffiyeh, semacam jubah dan sorban, berwarna putih selama prosesi acara (Tawil dan Rahman). Dalam artikel jurnal M. Irfan Gading yang berjudul ‘Tradisi Budaya Desa Pambusuang Polewali Mandar dalam Mengenalkan Sayyang Pattudu dengan Memberikan Hadiah bagi Anak-Anak yang Menghatamkan Al-Qur’an Kabupaten Polewali Mandar’ juga dijelaskan bagaimana ada nilai pendidikan agama dalam tradisi ini. Dikatakan bahwa “Rangkaian awal prosesi dimulai dengan ritual memandikan peserta khatam oleh kedua orang tuanya. Prosesi ini … mencerminkan peran orang tua sebagai pendidik utama dalam perjalanan spiritual anak”. Selain refleksi akan pentingnya peran orang tua, prosesi ini juga mengajarkan pentingnya kesiapan mental dan menjaga kesucian untuk menjalani kehidupan yang lebih dewasa.

Selain memegang prinsip keagamaan, Sayyang Pattudu juga memeluk nilai-nilai sosial dalam perayaannya. Budaya gotong royong menjadi ciri identik dari upacara ini. Masyarakat setempat, baik dari keluarga, tetangga, hingga pemuka adat dan agama, bekerja sama dalam menjalankan Sayyang Pattudu. Dalam pelaksanaannya dapat dilihat bahwa tradisi ini memiliki nilai sosial yang pekat. “Masyarakat secara sukarela bekerja sama dalam berbagai persiapan, mulai dari mendirikan panggung dan tenda, menyiapkan perlengkapan arak-arakan, hingga mempersiapkan hidangan bagi para tamu” tulis Gading. Kerja sama ini menunjukkan bagaimana hubungan sosial masyarakat di sana menopang dan ditopang oleh Sayyang Pattudu ini.

Tak hanya nilai sosial yang kuat, budaya yang turun-temurun juga menjadi alasan utama keberlangsungan tradisi ini. Sayyang Pattudu di Kabupaten Polewali Mandar merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh masyarakat dari Suku Mandar. Walaupun tidak diketahui tahun pasti mulainya diadakan tradisi ini, sejarawan mengatakan bahwa upacara Sayyang Pattudu mulai berkembang ketikan masuknya islam di Sulawesi pada abad 16. Selanjutnya, nilai adat terlihat lestarinya dalam pakaian adat Mandar yang dikenakan anak perempuan, dikenal sebagai pokko, dan masyarakat yang berpartisipasi dalam arak-arakan (Gading).

Sayyang Pattudu sebagai tradisi khas Polewali Mandar tidak hanya mengandung nilai religi sebagai pusat tumpuannya, tetapi juga nilai sosial dan nilai kebudayaan. Mulai dari kerja sama masyarakat setempat hingga tradisi yang telah berjalan ratusan tahun, semoga kedepannya nilai-nilai ini menjadi penerus identitas suku Mandar. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Video Mayat Lansia Mengambang saat Banjir Landa Bekasi, BPBD Ungkap Fakta Sebenarnya
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Saham POLA Dibekukan Sementara Imbas Harga Melonjak Tajam
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pria di Bandung Tewas Dihajar Kakak Ipar Perkara Nafkah Anak
• 1 jam laludetik.com
thumb
Perkuat Inklusi Keuangan, Livin’ by Mandiri Terus Akselerasi Transaksi Digital
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.