TNI Bekerja 24 Jam Bangun Jembatan Darurat di Aceh

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Semangat kemanusiaan merupakan fondasi TNI bersedia bekerja 24 jam membangun jembatan di Aceh.

Pemulihan akses transportasi pascabanjir bandang di Aceh terus dikebut. Di tengah medan yang berat dan kondisi lapangan yang terbatas, prajurit TNI bekerja tanpa mengenal waktu untuk membangun kembali jembatan-jembatan darurat yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.

Komandan Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga, Letkol Czi Rudy Haryanto menyebutkan bahwa salah satu pemantik utama semangat prajurit bekerja 24 jam adalah saat melihat langsung kondisi warga yang terpaksa menyeberangi sungai dengan cara berbahaya demi melanjutkan aktivitas sehari-hari.

“Kita melihat kondisi masyarakat yang harus menyeberang menggunakan sampan, bahkan ada yang membentangkan tali dan menggunakan keranjang. Melihat kondisi seperti itu hati kami terketuk,” kata Rudy dalam wawancara Sinergi Indonesia di YouTube Bakom RI, dikutip Senin (19/1).

Dorongan kemanusiaan tersebut membuat prajurit TNI berupaya menyelesaikan pembangunan jembatan dalam waktu sesingkat mungkin. Personel bekerja selama 24 jam penuh dengan sistem shift agar proses pembangunan dapat berlangsung tanpa henti.

“Supaya jembatan itu bisa segera terbangun. Apalagi di lokasi tersebut merupakan titik pertemuan yang sangat penting,” jelasnya.

Rudy juga mengungkapkan momen lain yang membekas, yakni saat melihat warga berjalan kaki dari Takengon menembus lumpur demi bertemu keluarga mereka. Pemandangan itu, menurutnya, semakin menguatkan tekad para prajurit untuk segera membuka kembali akses yang terputus.

“Itu juga mengetuk hati kami dan prajurit-prajurit untuk membangkitkan semangat agar jembatan bisa segera dibangun,” ujarnya.

Kerja keras tersebut bahkan membuat sebagian personel mengesampingkan kebutuhan dasar demi fokus menyelesaikan tugas kemanusiaan yang diemban.

“Itu aparat-aparat di lapangan sampai tidak sempat tidur, makan pun sudah tidak dipikirkan,” tutur Rudy.

Ia menegaskan TNI akan terus bekerja maksimal membantu pemulihan kondisi Aceh. Rudy juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan berjalan lancar dan seluruh personel tetap diberikan kesehatan.

“Untuk masyarakat Aceh, kami semua selama 24 jam terus-menerus bekerja membantu memulihkan keadaan. Kami mohon doanya, bersabar, dan kita hadapi semuanya bersama. Pemerintah tidak tidur, pemerintah terus berupaya,” katanya.

Karena itu, Rudy berharap seluruh prajurit tetap diberi kesehatan agar dapat terus membantu masyarakat hingga kondisi Aceh pulih seperti sediakala.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Modus Love Scamming: WNA Gunakan AI dan Identitas Palsu untuk Peras Korban
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Basarnas Siapkan Evakuasi Udara dan Darat ATR 42-500
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bedah Editorial MI: Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Tiba di London, Bakal Bertemu PM Inggris dan Raja Charles III
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Video: Pembajakan Digital Ancam Industri Kreatif Nasional
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.