Tim DVI Polda Jateng Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Jatuh di Pangkep

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

KARANGANYAR, iNews.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah mengambil sampel DNA terhadap keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Langkah ini dilakukan guna mempermudah proses identifikasi korban yang saat ini tengah dievakuasi oleh petugas gabungan.

Salah satu kru pesawat berinisial H, yang masuk dalam manifest 10 penumpang pesawat nahas tersebut, diketahui merupakan warga asli Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tim medis dari DVI Polda Jateng mendatangi kediaman keluarga korban untuk mengambil sampel DNA primer. Prosedur yang dilakukan meliputi pengambilan sampel darah serta buccal swab (usapan selaput lendir pipi) terhadap ayah kandung dan adik perempuan korban.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, sampel DNA dari anggota keluarga inti ini sangat krusial sebagai data pembanding untuk mencocokkan identitas jenazah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Selain pengambilan sampel DNA, petugas juga melakukan pendataan antemortem melalui istri korban. Data ini mencakup informasi fisik sebelum meninggal, seperti ciri-ciri khusus (tato, bekas luka, atau tahi lalat). Data gigi geligi (dental record), dan pakaian atau aksesoris terakhir yang dikenakan korban. 

"Pengambilan sampel DNA dan pengumpulan data antemortem ini adalah upaya kami untuk mendukung penuh Tim DVI Polda Sulawesi Selatan. Seluruh data yang terkumpul di Karanganyar akan segera kami kirimkan ke Makassar untuk proses pencocokan (matching)," ujar Kombes Pol Artanto.

Pesawat ATR 42-500 tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat menempuh perjalanan dari Kulonprogo, Yogyakarta, menuju Makassar. Pesawat ditemukan jatuh di medan berat Pegunungan Maros.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan di Sulawesi Selatan dilaporkan baru menemukan dua jenazah serta serpihan badan pesawat. Sulitnya medan dan cuaca di pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi seluruh penumpang. 

Dengan adanya data DNA dari Karanganyar ini, diharapkan identitas korban dapat segera terkonfirmasi secara ilmiah begitu jenazah berhasil dibawa turun dari lokasi jatuhnya pesawat.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tinjau Banjir Bekasi, Wapres Gibran Instruksikan Forkopimda Turun Langsung Dampingi Korban
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
Biduan Joget di Panggung Peringatan Isra Miraj, Panitia: Digelar saat Kiai Sudah Tidak di Tempat, Murni untuk Hibur Panitia yang Sedang Bersih-Bersih Setelah Kegiatan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Akan Sepakati Kerja Sama Bangun Kapal Ikan Tangkap dengan Inggris
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Perbincangan Prabowo-Jokowi di Sela Nikahan Sekpri Presiden
• 16 jam laludetik.com
thumb
Profil Bupati Pati Sudewo yang Terjaring OTT KPK, Nyaris Dimakzulkan karena Akan Naikan PBB 250%
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.