Prabowo Akan Sepakati Kerja Sama Bangun Kapal Ikan Tangkap dengan Inggris

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap beberapa agenda Presiden Prabowo Subianto di Inggris. Salah satu agendanya adalah penandatanganan kesepakatan maritim.

Kesepakatan maritim itu juga meliputi kerja sama untuk membangun kapal ikan tangkap bersama Inggris.

“Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta pada Senin (19/1).

Selama di Inggris, Prabowo juga akan bertemu Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan Prabowo dengan keduanya sempat direncanakan pada Desember 2025, namun diundur ke Januari tahun ini.

Selain kerja sama maritim, Prabowo dengan Raja Charles III juga akan membahas rencana konservasi perlindungan gajah di Aceh. Sebelumnya, Prabowo menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari untuk menjadi konservasi gajah.

“Kurang lebih tahun lalu, sekitar 8-10 bulan yang lalu, Bapak Presiden telah sebagai pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, yakni itu atas kerja sama dengan Raja Charles,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga akan menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group. Nantinya lewat kerja sama itu akan terbuka kemungkinan pembukaan kampus-kampus baru di Indonesia untuk mengejar ketertinggalan di bidang teknologi, ilmu pengetahuan sampai kedokteran.

Setelah lawatan di Inggris, Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss untuk menghadiri forum World Economic Forum (WEF).

“Dijadwalkan beliau juga akan menjadi salah satu pembicara. Tentu di forum ekonomi dunia ini, ini adalah bagian dari kita membuka potensi-potensi kerja sama dengan seluruh negara-negara sahabat. Saya kira itu dua agenda di dua negara,” kata Prasetyo.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RESMI! Partai Gerakan Rakyat Pede Usung Anies Baswedan Jadi Capres Pemilu 2029
• 12 jam laludisway.id
thumb
Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung Kembali Ditemukan, di Kedalaman 500 Meter
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Haru! Kisah Pernikahan di Tengah Banjir Jakarta Utara, Pria Gendong Calon Istri ke Tempat Resepsi
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
DLH Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru Jakut
• 8 jam laludetik.com
thumb
Eks Wamenaker Noel dkk Didakwa Peras Pemohon Sertifikat K3 Rp 6,5 Miliar, Lanjutkan Tradisi sejak 2021
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.