Banjir Bandang Terjang Padang Bai, Satu Rumah Rusak Parah dan Seorang Anak Terluka

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Andi Husain

TVRINews, Karangasem

Banjir bandang menerjang Desa Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Minggu sore, 18 Januari 2026. Peristiwa ini menyebabkan satu unit rumah warga di Dusun Melanting mengalami kerusakan parah dan mengakibatkan seorang anak mengalami luka pada bagian kaki akibat tertimpa material bangunan saat berusaha menyelamatkan diri.

Menurut keterangan pemilik rumah, banjir bandang terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Padang Bai dan sekitarnya. Saat kejadian, penghuni rumah mendengar suara gemuruh disertai hantaman keras dari arah sungai. Tak lama berselang, tembok kamar tidur rumah tersebut jebol dan ambruk akibat derasnya aliran air yang membawa material.

Air bah kemudian masuk ke dalam rumah dan menghanyutkan sejumlah barang milik korban. Selain kamar tidur, bagian dapur dan tembok penyengker rumah juga dilaporkan roboh. Anak korban yang tengah berada di dalam rumah mengalami luka di bagian kaki karena terkena reruntuhan dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Bisa sampai jebol begini rumahnya karena banjir dari sore. Anak lihat, menghampiri, sampai akhirnya terluka. Anak saya sampai dapat 9 jarit karena tertimba robohan bangunan ini,” ujar salah seorang warga, I Made Swasta Gik, Senin, 19 Januari 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem mencatat, dalam kurun waktu satu minggu terakhir, telah terjadi sembilan kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Karangasem. Rangkaian bencana tersebut meliputi banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan.

BPBD Karangasem mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai dan daerah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas kebencanaan jika melihat tanda-tanda potensi bencana, seperti peningkatan debit air sungai secara drastis.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pendataan dampak kerusakan serta menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak guna memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi dan meminimalkan risiko bencana susulan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Dijadwalkan Berpidato di Davos 2026
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Mengapa Planet-Planet di Tata Surya Berada di Bidang yang Datar?
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Aksi Nekat Mobil Lawan Arah di Pintu Keluar Tol Dalam Kota Pancoran Berujung Tilang
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Hasil Liga Spanyol: Tren 11 Kemenangan Barcelona Terhenti di Kandang Real Sociedad
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
BNPB: Sampah yang Menutup Saluran Air Akibatkan Banjir Demak Sulit Surut
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.