Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut FIFA Series 2026 menjadi ajang yang penting dalam perkembangan timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih kepala baru, John Herdman.
Di FIFA Series 2025, FIFA baru saja mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah untuk Bulgaria (Eropa/UEFA), Kepulauan Solomon (Oseania/OFC), dan Saint Kitt dan Navis (Karibia/CONCACAF) yang rencananya digelar di Jakarta pada Maret mendatang.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," kata Erick, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin.
Erick mengatakan di FIFA Series 2026 mental dan kualitas Indonesia akan terbangun. Baginya, turnamen ini adalah kesempatan emas untuk membentuk tim tangguh untuk Indonesia, sebelum tim Garuda melakoni banyak agenda ke depan, seperti ASEAN Cup, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Bulgaria menjadi negara dengan peringkat FIFA tertinggi yaitu peringkat 88 dunia. Bulgaria, negara yang melahirkan legenda Manchester United Dimitar Berbatov itu adalah negara yang pernah bermain tujuh kali di Piala Dunia, dengan capaian terbaik meraih posisi keempat di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Baca juga: FIFA Series 2026, timnas Indonesia satu grup dengan Bulgaria
Adapun, Indonesia yang ada di peringkat 122 dunia, berada di atas Kepulauan Solomon yang berada di peringkat 152 dunia dan Saint Kitts dan Nevis yang ada di peringkat 155 dunia.
"Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ucap Erick.
Turnamen FIFA Series, yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan yang menghadirkan pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series pertama kali digelar pada tahun 2024.
FIFA Series 2026 akan menampilkan 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim, dan akan digelar pada jendela pertandingan internasional bulan Maret dan April.
Baca juga: Indonesia resmi tuan rumah FIFA Series 2026
Dengan 48 tim peserta, yang mewakili hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, hampir seperempat komunitas sepak bola global akan ambil bagian dalam FIFA Series. Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA akan menjadi tuan rumah rangkaian ajang ini, dengan Rwanda menjadi tuan rumah dua grup, sehingga total jumlah grup menjadi 12.
Inisiatif ini mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterwakilan dari keenam konfederasi FIFA, yang menegaskan sifat FIFA Series sebagai ajang yang benar-benar berskala global.
Tuan rumah yang telah dikonfirmasi untuk grup putra adalah Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, pertandingan untuk grup putri akan berlangsung di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Baca juga: Erick Thohir: FIFA Series harus dimaksimalkan oleh timnas
Di FIFA Series 2025, FIFA baru saja mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah untuk Bulgaria (Eropa/UEFA), Kepulauan Solomon (Oseania/OFC), dan Saint Kitt dan Navis (Karibia/CONCACAF) yang rencananya digelar di Jakarta pada Maret mendatang.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," kata Erick, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin.
Erick mengatakan di FIFA Series 2026 mental dan kualitas Indonesia akan terbangun. Baginya, turnamen ini adalah kesempatan emas untuk membentuk tim tangguh untuk Indonesia, sebelum tim Garuda melakoni banyak agenda ke depan, seperti ASEAN Cup, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Bulgaria menjadi negara dengan peringkat FIFA tertinggi yaitu peringkat 88 dunia. Bulgaria, negara yang melahirkan legenda Manchester United Dimitar Berbatov itu adalah negara yang pernah bermain tujuh kali di Piala Dunia, dengan capaian terbaik meraih posisi keempat di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Baca juga: FIFA Series 2026, timnas Indonesia satu grup dengan Bulgaria
Adapun, Indonesia yang ada di peringkat 122 dunia, berada di atas Kepulauan Solomon yang berada di peringkat 152 dunia dan Saint Kitts dan Nevis yang ada di peringkat 155 dunia.
"Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ucap Erick.
Turnamen FIFA Series, yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan yang menghadirkan pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series pertama kali digelar pada tahun 2024.
FIFA Series 2026 akan menampilkan 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim, dan akan digelar pada jendela pertandingan internasional bulan Maret dan April.
Baca juga: Indonesia resmi tuan rumah FIFA Series 2026
Dengan 48 tim peserta, yang mewakili hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, hampir seperempat komunitas sepak bola global akan ambil bagian dalam FIFA Series. Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA akan menjadi tuan rumah rangkaian ajang ini, dengan Rwanda menjadi tuan rumah dua grup, sehingga total jumlah grup menjadi 12.
Inisiatif ini mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterwakilan dari keenam konfederasi FIFA, yang menegaskan sifat FIFA Series sebagai ajang yang benar-benar berskala global.
Tuan rumah yang telah dikonfirmasi untuk grup putra adalah Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, pertandingan untuk grup putri akan berlangsung di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Baca juga: Erick Thohir: FIFA Series harus dimaksimalkan oleh timnas





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)