Mensesneg Tegaskan Pemerintah Tidak Berkehendak Ubah Sistem Pilpres Lewat MPR

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada kehendak dari pemerintah mengubah sistem pemilihan presiden atau pilpres dipilih melalui MPR.

"Tidak ada kehendak atau tidak ada pembahasan bahwa pemilihan presiden akan kemudian diubah sistemnya untuk misalnya dipilih oleh DPR atau MPR gitu. Tidak ada, itu salah satu poin yang tadi kita diskusikan gitu," kata Prasetyo, dilaporkan Jurnalis Kompas TV Anggi Meindarwan, Senin (19/1/2026).

Poin yang kedua, lanjut Prasetyo, berkenaan dengan pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang secara formil belum masuk Prolegnas 2026.

Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK

“Sehingga belum menjadi prioritas untuk dibicarakan di DPR gitu,” ujar Prasetyo.

“Yang ketiga, revisi Undang-Undang Pemilu masuk Prolegnas, sehingga inilah yang kemudian menjadi prioritas untuk dibahas, termasuk tadi Komisi II menyampaikan akan rutin membuka ruang-ruang untuk partisipasi publik memberikan masukan.”

Sebelumnya, Prasetyo Hadi juga membantah Undang-undang Pemilu mengatur tentang koalisi permanen.

"Kalau Undang-Undang Pemilu kan tidak mengatur mengenai koalisi permanen, partai politik kan tidak mengatur itu," ucap Prasetyo.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sampaikan Dukacita Atas Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

"Ini kan juga bagian dari tindak lanjut atas keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang beberapa waktu lalu harus ditindaklanjuti untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian gitu."

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • mensesneg
  • prasetyo hadi
  • sistem pilpres
  • pilpres
  • pilpres dipilih rakyat
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Burung Beracun Berkeliaran di Wilayah RI, Tubuh Terasa Terbakar
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Maarten Paes Dua Kali Bantah ke Persib, Bobotoh Kembali Kecewa
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Mensesneg Ungkap Juda Agung Mengundurkan Diri dari Deputi Gubernur BI
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Profil Thomas Djiwandono, Calon Pengganti Deputi Gubernur BI
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.