Smartwatch Kopilot ATR42-500 Masih Aktif, Keluarga Minta SAR Perluas Pencarian

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sebuah video yang diduga berasal dari keluarga M. Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500 PK-THT, ramai beredar di media sosial dan grup percakapan sejak Senin (19/1). Video berdurasi 1 menit 42 detik itu memunculkan harapan baru setelah diklaim adanya pergerakan langkah kaki yang terdeteksi melalui jam pintar yang diduga milik korban.

Dalam video tersebut, Pitri Keandedes Hasibuan, kakak dari pacar Farhan, menyebut jam pintar Farhan masih terhubung dengan ponsel iPhone yang diduga milik kopilot tersebut. Dari koneksi itu, keluarga mengklaim mendapati data langkah kaki yang terus bertambah.

"Hapenya itu terhubung ke smart watch-nya, terus dicek ke smart watch-nya itu ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan. Dari pagi jam 6 ada beberapa langkah, terus ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada saya lupa jamnya berapa aja. Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah, dan ini hari ketiganya di hutan," beber Pitri dalam video.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan keluarga Pitri, data pada Minggu (18/1) menunjukkan adanya peningkatan jumlah langkah kaki. Pada pukul 18.53 WITA, tercatat 9.013 langkah, kemudian meningkat menjadi 13.014 langkah pada pukul 21.18, dan kembali bertambah menjadi 13.647 langkah pada pukul 22.46.

Temuan tersebut memunculkan keyakinan keluarga bahwa Farhan masih berusaha bertahan di tengah hutan Pegunungan Bulusaraung. Pitri pun menyampaikan permohonan terbuka kepada pemerintah agar pencarian diperluas, termasuk melalui jalur udara.

"Jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapapun, menteri-menteri di sana yang bisa kasih bantuan, tolong menurunkan tim SAR lebih banyak lagi pak, sekaligus sama helikopter atau apalah pak yang bisa nyari dia ke hutan sana pak. Saya mohon sekali pak, tolong selamatkan Farhan, dan dia sudah memberikan tanda-tanda pak," jelas Pitri.

Menanggapi terkait smart watch Farham yang diduga masih aktif, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait informasi tersebut. Namun, Ia memastikan seluruh temuan di lapangan, termasuk barang pribadi korban, akan dijadikan petunjuk dalam proses pencarian.

"Saya sampaikan bahwa fokus kita saat ini adalah pencarian terhadap korban. Pada saat kita mencari korban ternyata ditemukan bagian-bagian dari pesawat maupun ada benda-benda yang dimungkinkan itu milik korban. Ini semuanya untuk kita kumpulkan, kita inventarisir," ucapnya, Senin (19/1).

Laporan: Rifki


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
MK Tegaskan Polisi Aktif Boleh Isi Jabatan ASN, Mengacu UU Polri
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Menpan RB Beri Sinyal Pembukaan Pendaftaran CPNS 2026, Ini Bocorannya
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Tim SAR Bertahan di Puncak Bukit Bulusaraung untuk Evakuasi Pesawat ATR 42-500
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menkes Paparkan Hasil CKG: Dari 6 Juta Orang Darah Tinggi, 191 Ribu Terkendali
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Dapat Restorative Justice, Status Tersangka ES dan DHL dalam Kasus Ijazah Jokowi Dicabut
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.