Warrdatina Maawa dengan Insanul Fahmi telah melakukan pertemuan pada 14 Januari 2026 lalu.
Bukan cuma membahas masalah perselingkuhan, pertemuan itu juga menjadi momen haru antara Insanul Fahmi dengan sang putra yang bernama Afnan.
Menurut penuturan Wardatina Mawa, pada pertemuan itu, Insanul Fahmi tak kuasa menahan tangis sambil memeluk sang putra.
Suami siri Inara Rusli itu juga disebut meminta maaf atas berbagai masalah yang timbul akibat perbuatannya.
"Di dalam ruangan abatinya nangis minta maaf dan peluk Afnan," tulis Wardatina Mawa dalam sebuah komentar seperti dilihat pada Senin (19/1).
Insanul Fahmi pada kesempatan itu juga mengajak Wardatina Mawa untuk berbaikan dan kembali membina rumah tangga demi kepentingan anak mereka, Afnan.
Namun, Wardatina Mawa menunjukkan skiap tegas dan berpendirian teguh untuk melanjutkan kasus hukum. Ia juga menolak untuk kembali bersama dengan Insanul Fahmi.
"Terus mau ngajakin bersatu lagi demi anak, lalu spontan aku bertanya "kemarin saat berbuat seperti itu, apakah kamu memikirkan anak?" Tak setetes pun air mata jatuh dari mataku," sambungnya.
Wardatina Mawa pun mengungkapkan alasan dirinya bisa tegar dan menolak tegas untuk kembali ke pelkan insanul Fahmi.
Menurutnya, sudah terlalu banyak rasa sakit yang diberikan Insanul Fahmi dan dirinya menjadi kuat sehingga tak setetes pun air mata jatuh.
"Bukan karena tak sakit, tapi karena aku sudah terlalu kuat Alhamdulillah Allah kuatkan hatiku utk menjaga masa depan anakku, Afnan. Doain ya temen2 semua," beber Wardatina Mawa.
Sementara itu, Wardatina Mawa memberikan Insnul Fahmi beberapa syarat untuk menyelesaikan konflik tanpa meneruskan jalur hukum.
Insanul Fahmi harus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan awak media untuk dirinya dan kepada keluarga besarnya.
Syarat kedua, Insanul Fahmi harus menyerahkan bukti pernikahan siri dengan Inara Rusli yang diklaim dilakukan pada 7 Agustus 2025 lalu.





