Ronald Koeman Yakin Belanda Beri Kejutan di Piala Dunia 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kunta Bayu Waskita

TVRINews – Munich, Jerman

Selama melatih Belanda maupun klub, Koeman selalu menunjukkan komitmennya pada pemain muda, apa pun situasinya.

Komentar Ronald Koeman dalam sebuah wawancara dengan FIFA baru-baru ini, mengungkapkan tentang suasana di sekitar skuad Timnas Belanda menjelang Piala Dunia 2026.

“Mungkin kami tidak dianggap sebagai favorit utama untuk memenangkan Piala Dunia 2026, tapi kami adalah tim yang dapat mengejutkan semua orang,” ujar pelatih Timnas Belanda itu.

Koeman memiliki tim yang percaya diri, sehingga memungkinkannya untuk terus memasukkan lebih banyak talenta ke dalam tim. Setelah kembali memimpin skuad Oranje pada 2023, Koeman kembali menggunakan formula yang efektif selama masa kepemimpinannya yang pertama (2018-2020).

Saat itu ia memberikan debut kepada para pemain muda seperti Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt. Dan kali ini, talenta muda seperti Xavi Simons, Jeremie Frimpong, dan Micky van de Ven menjadi pemain reguler dalam susunan pemainnya, bahkan dalam laga penting UEFA Nations League dan kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Kami memiliki talenta. Seperti biasa di Belanda, kami memiliki banyak pemain yang berprestasi di Liga Inggris, misalnya. Kami adalah tim yang sangat kuat,” pelatih berusia 62 tahun itu menegaskan dengan penuh percaya diri.

Strategi ini membuahkan hasil. Belanda mencapai semifinal Piala Eropa 2024 dan kembali memantapkan diri sebagai salah satu tim paling kompetitif di Eropa dalam panggung internasional.

Hasil tersebut juga mencerminkan kebangkitan tim sejak Koeman pertama kali mengambil alih kursi kepelatihan pada 2018 menggantikan Dick Advocaat. Mantan bek Timnas Belanda era 1990-an ini pun sempat membawa Oranje finis sebagai runner-up UEFA Nations League 2019.

Perlu diingat bahwa kebangkitan itu terjadi setelah periode yang jauh lebih rumit. Pada siklus sebelumnya, usai kepergian bintang-bintang macam Arjen Robben dan Robin van Persie, terbukti menjadi periode tersulit yang dihadapi Oranje dalam lebih dari tiga dekade.

Ketika itu, Belanda gagal lolos ke Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Pada 2020, Koeman meninggalkan Timnas Belanda untuk berlabuh ke FC Barcelona, ​​klub tempat ia menjadi legenda tahun 1990-an.

Koeman kemudian kembali memimpin Belanda pada tahun 2022 setelah kepergian Louis van Gaal. Berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar, Belanda mampu menyulitkan Argentina, sang juara, yang hanya bisa menang melalui adu penalti di perempat final.

Selama melatih Belanda maupun klub, Koeman memang selalu menunjukkan komitmennya pada pemain muda, apa pun situasinya. Buktinya termasuk ketika menangani Barcelona yang sedang dalam masa transisi, karena mereka harus menghadapi musim terakhir Lionel Messi di klub, serta kepergian Luis Suarez.

“Kami orang Belanda. Kami tidak takut untuk melibatkan pemain muda. Kami sudah terbiasa,” kata Koeman di siniar Parlem de Futbol.

“Saya selalu katakan bahwa, jika saya memiliki pemain berusia 30 tahun dan 22 tahun yang bermain di level yang sama, saya akan memilih pemain berusia 22 tahun karena dia adalah masa depan,” ia menambahkan.

Dengan memperkenalkan wajah-wajah baru dan memberi mereka tanggung jawab, Koeman memastikan bahwa Belanda tidak hanya bertahan melewati transisi, tetapi juga tumbuh lebih kuat melalui transisi tersebut.

“Saya selalu mengagumi (Johan) Cruyff karena visinya tentang permainan dan keinginannya untuk memainkan sepak bola yang menarik," ucapnya. "Tapi saya adalah seorang bek. Saya harus memecahkan masalah, dan itu memengaruhi ide-ide saya,” Koeman menambahkan.

Filosofi tersebut memungkinkan Belanda untuk tetap kompetitif menghadapi lawan dengan kualitas individu lebih tinggi, tanpa mengorbankan identitas menyerang yang mendefinisikan mereka.

Integrasi pemain muda Belanda juga dibantu kehadiran dua pilar dalam struktur tim, satu di tiap ujung lapangan. Kapten Virgil van Dijk, 34 tahun, tetap teguh memimpin lini pertahanan satu dekade setelah pengalaman pertamanya bekerja dengan Koeman.

Hubungan antara salah satu bek tengah terbaik di generasinya dan salah satu bek terhebat sepanjang masa itu dimulai pada 2015. Saat itu Van Dijk menjalani debutnya di Liga Inggris di bawah arahan Koeman yang melatih Southampton.

“Koeman memberi kami rasa tenang,” kata Van Dijk setelah tersingkir dari Piala Eropa 2024. “Dia tahu bagaimana mempersiapkan tim untuk pertandingan besar. Memiliki pengalaman itu untuk membimbing kami sangat penting," Van Dijk menambahkan.

"Sangat menyakitkan kalah seperti itu, tetapi kami tetap bersatu. Kami percaya pada Koeman dan stafnya,” ujar bek yang kini memperkuat Liverpool FC itu.

Untuk lini depan, Memphis Depay telah mendapatkan kepercayaan Koeman dan kemudian menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda. Depay sering kali menyelamatkan tim di saat-saat langka ketika mereka lengah. Salah satu contohnya terjadi dalam kemenangan 3-2 Belanda atas Lituania pada kualifikasi Piala Dunia 2026, September 2025 lalu.

Tim asuhan Koeman sempat unggul 2-0 pada babak pertama tetapi seakan "membiarkan" tuan rumah menyamakan kedudukan. Depay kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-18 babak kedua untuk memastikan kemenangan.

“Saya sedikit frustrasi,” kata Koeman usai pertandingan. “Kami bermain dengan api hari ini. Untungnya, itu tidak merugikan kami poin, tetapi bisa saja menjadi bencana."

“Kami senang memiliki (Depay) di sini. Dia mencetak dua gol yang luar biasa dan kami harus bangga. Kami juga memiliki sejarah bersama," Koeman mengungkapkan.

"Saya mendukungnya selama periode ketika orang lain mungkin tidak akan melakukannya, dan dia telah membuktikan bahwa dia masih, tanpa diragukan lagi, penyerang terbaik kami,” kata Koeman, memuji Depay.

Secara keseluruhan, kepuasan Koeman terhadap pekerjaannya, dan terhadap skuad, terlihat jelas, terutama jika faktor di luar lapangan diperhitungkan. “Semua (pemain) datang dengan senyum di wajah mereka. Semua orang senang bertemu satu sama lain lagi dan bisa berbicara Bahasa Belanda,” katanya di program De Avondetappe.

“(Mengelola ruang ganti yang lebih kompleks) bukanlah sesuatu yang ingin Anda fokuskan terlalu banyak. Idealnya, Anda hanya berkonsentrasi pada sisi sepak bola,” ucap Koeman lagi.

Bukan berarti tidak ada persaingan di dalam skuad Belanda. Perpaduan generasi yang berbeda memaksa Koeman untuk membuat keputusan sulit saat mempersiapkan pertandingan apa pun.

Misalnya, dalam kemenangan 4-0 atas Finlandia pada Oktober 2025, Tijjani Reijnders tidak dimainkan di lini tengah, dengan Justin Kluivert bermain di depannya.

“Itu pilihan sulit. Frenkie, Ryan Gravenberch, dan Tijjani bisa bermain di posisi mana pun, dan kemudian pemain yang sangat bagus malah duduk di bangku cadangan,” kata Koeman.

Justin menurutnya membawa dinamika berbeda ke tim dan telah beradaptasi dengan baik, tapi Tijjani juga bisa bermain di sana, begitu pula Xavi Simons.

“Saya tidak punya preferensi. Lihatlah Spanyol, misalnya. Dani Olmo terkadang duduk di bangku cadangan karena Pedri sedang bermain,” kata Koeman.

Mengingat banyaknya talenta dalam skuad, Belanda optimistis menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar 11 Juni-19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Koeman percaya talenta-talenta baru yang muncul, dikombinasikan dengan kepemimpinan para pemain seniornya, dapat mengembalikan Oranje ke puncak sepak bola dunia.

Pada Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim, Belanda berada di Grup F bersama Jepang, Tunisia, dan satu negara Eropa yang akan ditentukan melalui play-off antara Ukraina, Polandia, Albania, atau Swedia.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aksi Nekat Mobil Lawan Arah di Pintu Keluar Tol Dalam Kota Pancoran Berujung Tilang
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Wali Kota Madiun Kena OTT KPK, 9 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta!
• 9 jam laludisway.id
thumb
Saham RMKE Melonjak 32%, Broker Ini Paling Agresif Koleksi
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Online Scam Kamboja Diberantas, Ratusan WNI Minta Pulang ke KBRI
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapan Libur Imlek 2026? Catatan Tanggalnya Sesuai SKB 3 Menteri
• 16 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.