GenPI.co - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Timur, mengkritik progam Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para mahasiswa menilai program andalan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut, tidak efektif dan hanya membebani anggaran.
Sejumlah mahasiswa menyampaikan kritik, melalui unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Senin (19/1).
Mereka juga menolak wacana Pilkada melalui DPRD yang dilontarkan sejumlah elite partai politik beberapa waktu belakangan ini.
Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf mengatakan pihaknya, tidak punya kewenangan mengevaluasi program MBG maupun menghentikannya.
Politikus senior PKB itu mengungkapkan program makan bergizi gratis, adalah kebijakan pemerintah pusat.
Musyafak menyampaikan pihaknya hanya bisa menjanjikan menyampaikan aspirasi penolakan Pilkada melalui DPRD, ke pemerintah pusat.
“Saya telah membaca semua tuntutan. Kami akan teruskan aspirasi ini,” ujarnya, saat menemui ratusan mahasiswa.
Dia mengatakan Pilkada melalui DPRD, masih sebatas wacana dan belum masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR.
“Itu belum masuk agenda legislasi dan kewenangannya, bukan domain DPRD provinsi,” ucapnya. (ant)
Heboh..! Coba simak video ini:




