Trump Mau Kenakan Tarif Negara Pendukung Greenland, Uni Eropa Siapkan Balasan

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Uni Eropa sedang membicarakan kemungkinan pemberlakuan tarif pada barang-barang asal Amerika Serikat (AS). Hal ini merupakan respons terhadap Presiden AS Donald Trump yang menerapkan tarif kepada negara Uni Eropa yang mendukung Denmark di tengah ambisi Trump memiliki Greenland.

Dikutip dari Bloomberg pada Selasa (20/1), kemungkinan pemberlakuan tarif dari Uni Eropa pada barang-barang AS tersebut memiliki nilai hingga 93 miliar euro.

Meski begitu, Uni Eropa juga tengah mempertimbangkan langkah-langkah balasan tambahan di luar tarif. Namun demikian, pada tahap awal mereka akan mencoba mencari solusi diplomatik.

Para pemimpin Uni Eropa akan mengadakan pertemuan darurat di Brussels akhir pekan ini untuk mendiskusikan kemungkinan tindakan balasan. Presiden Dewan Eropa Antonio Costa juga sudah mengatakan dalam sebuah bahwa negara-negara Eropa bersatu dalam mendukung Denmark dan Greenland dan siap untuk membela diri terhadap segala bentuk paksaan AS.

Sebelumnya, Trump mengumumkan tarif 10 persen untuk barang dari negara-negara Eropa yang mendukung Denmark di tengah ambisi Trump menguasai Greenland. Hal ini sudah mendapat penolakan bahkan dari beberapa sekutu AS.

Ia mengatakan tarif 10 persen itu akan berlaku mulai 1 Februari untuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Selain itu, Trump juga mengancam tarif itu akan naik menjadi 25 persen pada Juni nanti jika rencananya membeli Greenland secara penuh dan total tak kunjung mencapai kesepakatan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut ancaman Trump tidak dapat diterima. Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan ancaman tarif Trump sebagai pemerasan. Sementara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut penetapan tarif terhadap sesama anggota NATO sebagai tindakan yang keliru. Ia mengatakan akan menyinggung isu tersebut dengan AS.

Saat ini, masih belum jelas landasan hukum yang akan digunakan Trump untuk menetapkan tarif. Gedung Putih belum memberi informasi detail.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bos IMF Peringatkan Konflik Greenland Bisa Tekan Ekonomi Dunia
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Park Seo Joon ungkap rencana menjalani pernikahan
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi: Dari Ahi Saraf hingga Rocky Gerung
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Link Live Streaming Liga Champions 2025/26: Tottenham vs Dortmund
• 26 menit lalugenpi.co
thumb
Polisi Tangerang Aniaya Pacarnya, Diperiksa Ternyata Alami Depresi
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.