Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung korban banjir di Desa Sri Mukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, Wapres mendapati fakta lapangan bahwa para pengungsi belum menerima bantuan logistik yang memadai meski banjir sudah memasuki hari kedua.
Kedatangan Gibran di lokasi pengungsian Pendopo Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan disambut antusias oleh ratusan warga. Di hadapan Wapres, warga mengeluhkan lambatnya distribusi makanan dan kebutuhan dasar lainnya.
Mendengar keluhan tersebut, Gibran sempat mengungkapkan kekecewaannya karena penanganan darurat dinilai lamban. "Hari kedua ini harusnya sudah enggak seperti ini," tegas Gibran menanggapi laporan warga.
Wapres pun langsung menenangkan warga dan berjanji akan segera membereskan masalah logistik, mulai dari makanan, kesehatan, hingga sandang, sesegera mungkin.
"Setelah ini untuk makanan, kesehatan, obat-obatan, nanti segera kita (urus) ya, Pak. Memang air bersih, kebutuhan baju bersih juga ya kita penuhi. Ditunggu dulu ya," ujar Gibran menenangkan para pengungsi.
Selain penanganan darurat, Wapres juga merespons aspirasi warga terkait banjir yang terus berulang di kawasan yang diapit Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL) dan Kali Bekasi ini. Gibran menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sungai menjadi kunci.
Pemerintah berencana segera berkoordinasi untuk melakukan normalisasi serta melanjutkan pembangunan tanggul beton di sepanjang aliran kali guna mencegah banjir setinggi dua meter kembali merendam permukiman warga.
(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406541/original/008787700_1762580955-kapolsek_cakung.jpg)