Seluruh Korban Dugaan Pelecehan Guru di Tangsel Murid Laki-laki Kelas IV SD

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan guru berinisial YP (55) di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berkembang. Seluruh korban yang telah melapor diketahui merupakan murid laki-laki kelas IV sekolah dasar.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel Tri Purwanto menyampaikan, informasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan awal para orang tua murid yang datang mengadu ke pihaknya.

"Yang dilecehkan kelas IV (SD) dan itu laki-laki semua," ujar Tri saat ditemui di Polres Tangerang Selatan, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Guru SD Negeri di Tangsel Diduga Lecehkan Murid, 9 Orangtua Lapor Polisi

Tri menjelaskan, kasus ini mencuat setelah UPTD PPA Tangsel menerima laporan dari 13 orangtua murid yang datang bersama kepala sekolah. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan proses klarifikasi dan penggalian informasi awal.

“Ada 13 orang tua yang melapor dan tadi sudah kami dengarkan, klarifikasi, dan kami gali informasi yang kmai dapat,” kata dia.

Dari hasil klarifikasi tersebut, sembilan orang tua murid memutuskan untuk membawa dugaan kasus ini ke ranah hukum dengan melapor ke kepolisian.

Berdasarkan keterangan para orang tua, terduga pelaku merupakan guru sekaligus wali kelas para korban. Aksi dugaan pelecehan tersebut disebut telah berlangsung sejak pertengahan 2025.

"Terduga pelaku memang guru di sekolah itu, yaitu wali kelas, itu yang kami tahu," jelas Tri.

"Untuk kejadian kami belum tau pasti tapi rentang waktunya katanya dari bulan Juli 2025 sampai Januari 2026," sambung dia.

Baca juga: Guru SD Negeri di Tangsel Diduga Lecehkan Muridnya Sejak Juli 2025

Saat ini, UPTD PPA Tangsel terus berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Selain itu, pendampingan terhadap para korban juga menjadi prioritas, termasuk perlindungan serta pemulihan kondisi psikologis anak-anak.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Iya, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan polres terkait peristiwa ini agar selesai prosesnya secara hukum dan yang terbaik untuk anak-anak kita,” ucap dia.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak sekolah maupun Polres Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Ikut Pola Hidup Sehat Umum, Nenek Tiongkok 101 Tahun Ini Sehat Berkat Ngemil dan Begadang Nonton Drama
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Kopilot ATR 42-500 dari Malili
• 15 jam lalutribuntimur.com
thumb
Kabasarnas RI: Tim Gabungan Saat Ini Fokus Cari Korban
• 18 jam lalufajar.co.id
thumb
Wamensos Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat dalam 1 Semester
• 9 jam laludetik.com
thumb
Sudewo Bupati Pati Terjaring OTT KPK
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.