Jakarta, IDN Times - Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina (HUR) mengatakan, Rusia akan melancarkan serangan untuk melumpuhkan sistem energi di Ukraina. Langkah ini untuk mendesak Ukraina agar menerima perjanjian damai yang diinginkan Rusia.
“Agar mendesak Ukraina menyerah untuk mengakhiri perang, negara agresor Rusia memilih melancarkan serangan ke sistem energi, terutama pembangkit listrik yang menjadi penyokong PLTN di Ukraina,” tuturnya, dikutip dari United24, Senin (19/1/2026).
Pekan lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sudah mengumumkan keadaan darurat energi nasional. Keputusan ini didorong putusnya listrik dan penghangat ruangan di tengah musim dingin.



