Harta Djaya Karya (MEJA) Matangkan Rencana Akuisisi

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA—PT Harta Djaya Karya Tbk. (MEJA) mematangkan rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa senilai Rp1,6 triliun.

Berdasarkan perjanjian bersyarat yang telah ditandatangani pada 22 Desember 2025 lalu, pemegang saham pengendali MEJA, PT Triple Berkah Bersama (Triple B), telah menyepakati pengambilalihan 45% saham pengendali perusahaan batu bara PT Trimata Coal Perkasa dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun.

Direktur PT Triple Berkah Bersama, Noprian Fadli, menegaskan bahwa akuisisi ini bukan sekadar investasi biasa. Rencana akuisisi ini adalah bagian dari komitmen pengendali untuk memperkuat fondasi dan pengembangan usaha MEJA ke depan.

“Porsi 45% ini telah memenuhi syarat untuk menjadikan MEJA sebagai pemegang saham pengendali baru di PT Trimata Coal Perkasa," ujar Noprian dalam keterangan resmi, Selasa (20/1/2026).

Memasuki 2026, menurutnya MEJA berada di ambang transformasi bisnis paling signifikan dalam sejarah perseroan. Dengan katalis pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil dan prospek sektor bisnis yang cerah, perusahaan akan melakukan ekspansi yang jauh lebih masif melalui langkah strategis akuisisi dan penguatan struktur modal.

Seiring dengan rencana besar tersebut, pasar merespons dengan volatilitas transaksi yang cukup tinggi. Menanggapi hal ini, manajemen MEJA telah memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama MEJA, Richie Adrian Hartanto S, menyatakan bahwa saat ini tidak ada informasi material yang disembunyikan selain dari rencana strategis yang sudah dipublikasikan. Perseroan menegaskan bahwa fluktuasi harga saham sepenuhnya merupakan mekanisme pasar di tengah optimisme investor terhadap masa depan MEJA.

Untuk memuluskan langkah ekspansi tahun ini, MEJA tengah bersiap menjalankan protokol ketat sesuai regulasi pasar modal. Dalam waktu dekat, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta restu dari para pemegang saham terkait akuisisi ini.

“Sementara untuk realisasi akuisisi senilai Rp1,6 triliun, akan dilakukan melalui beberapa tahapan pembayaran yang terstruktur untuk menjaga rasio keuangan perseroan tetap sehat,” jelasnya.

Dengan masuknya MEJA ke dalam ekosistem PT Trimata Coal Perkasa, perseroan memiliki peluang besar untuk mendulang keuntungan dari sektor energi yang masih sangat prospektif, sekaligus memperkuat lini bisnis eksistingnya.

Dia menambahkan, manajemen melihat sinergi antara Triple B dan MEJA akan menciptakan value creation yang tinggi, mengingat tidak adanya hubungan afiliasi sebelumnya antara pihak pengendali dan perusahaan yang diakuisisi, sehingga transaksi ini bersifat murni untuk pertumbuhan nilai perusahaan (growth oriented).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gas ‘Suntik’ Terbongkar di Bekasi, Polisi Amankan Ratusan Tabung dan Tiga Pelaku
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo to Meet King Charles III, PM Starmer on UK Visit
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pratikno: Saya Manusia Amfibi, Pernah di Akademisi, Riset, dan Eksekutif
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
FK Unair Jalin Kolaborasi Internasional Ungkap Jejak Mikroplastik di Saluran Cerna
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menkes Perkirakan 28 Juta Warga RI Alami Masalah Kejiwaan, Puskesmas Disiapkan
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.