OpenAI akan memasang iklan di ChatGPT. Perusahaan kecerdasan buatan (AI) dengan valuasi sekitar 500 miliar dolar AS itu baru saja mengumumkan uji coba iklan untuk pengguna ChatGPT versi gratis dan Go di Amerika Serikat.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui blog resmi OpenAI pada Jumat (16/1) waktu setempat. OpenAI mengeklaim iklan sebagai cara menjaga akses gratis bagi pengguna yang belum siap berlangganan paket berbayar.
Paket berlangganan ChatGPT Go sudah meluncur di Indonesia sejak September 2025 lalu. Paket ini dibanderol dengan harga Rp 75.000 per bulan.
Iklan akan muncul di bagian bawah percakapan ChatGPT dan disesuaikan dengan topik yang sedang dibahas pengguna. OpenAI memberi kontrol kepada pengguna untuk menutup iklan, melihat alasan kemunculan iklan tertentu, serta mematikan personalisasi agar iklan tidak lagi berbasis minat. Mereka juga mengaku tidak akan menayangkan iklan kepada pengguna yang diyakini berusia di bawah 18 tahun.
Paket langganan ChatGPT dengan harga lebih tinggi, seperti Plus, Pro, Business, dan Enterprise, tidak akan menampilkan iklan. OpenAI menegaskan iklan tidak memengaruhi jawaban ChatGPT.
OpenAI menyatakan ChatGPT akan mempertahankan 'kemandirian jawaban', yang berarti meskipun iklan akan diintegrasikan, iklan tersebut tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan chatbot kepada pengguna. Perusahaan juga berjanji tidak akan menjual data pengguna kepada pengiklan.
OpenAI mengatakan monetisasi melalui iklan bertujuan mendukung pengembangan kecerdasan umum buatan (artificial general intelligence/AGI) agar memberi 'manfaat bagi seluruh umat manusia'.





