JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Madiun, Jawa Timur, Senin (19/1/2026).
Dalam operasi senyap tersebut, tim Lembaga Antirasuah mengamankan sejumlah orang, salah satunya Wali Kota Madiun Maidi.
Penangkapan ini menambah rangkaian operasi tangkap tangan KPK di awal 2026, usai OTT pertama di tahun ini, tepatnya pada 9-10 Januari lalu terkait kasus dugaan suap pemeriksaan pajak.
Baca Juga: KPK Tangkap Wali Kota Madiun Maidi, Saut Situmorang: Ini Bukan OTT yang Terakhir
Selengkapnya, berikut fakta-fakta OTT KPK terkait Wali Kota Madiun:
1. KPK amankan 15 orang, 9 dibawa ke Jakarta
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan ihwal OTT yang dilakukan pihaknya di Madiun pada Senin kemarin. Ia menyebut dalam OTT tersebut, pihaknya mengamankan belasan orang.
"Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Tmur," ungkap Budi, Senin.
Meski begitu tidak semua di bawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk diperiksa pihak KPK.
"Sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, dalam tayangan Breaking News KompasTV.
2. Salah satu diamankan Wali Kota Madiun
Budi Prasetyo mengonfirmasi salah satu pihak yang ditangkan dan dibawa ke Jakarta adalah Wali Kota Madiun Maidi.
"Salah satunya Wali Kota Madiun," ungkapnya.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari Wali Kota Madiun dan sejumlah pihak yang diamankan, sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
3. KPK juga tangkap ASN dan pihak Swasta
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV/Antara
- kpk
- ott kpk
- wali kota madiun
- wali kota madiun kena ott
- operasi tangkap tangan
- madiun




