Bisnis.com, JAKARTA —PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN) melalui anak usahanya meraih kontrak baru senilai US$25 juta atau setara dengan Rp423,37 miliar (asumsi kurs Rp16.935 per dolar AS).
Diana Limardi, Sekretaris Perusahaan Kencana Energi Lestari, menyampaikan kontrak baru itu diperoleh perseroan melalui PT Energi Surya Halmahera. Anak usaha KEEN tersebut telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk membangun dan mengoperasikan PLTS Tobelo dengan kapasitas 10 MW.
PLTS Tobelo itu akan dilengkapi dengan baterai berkapasitas penyimpanan 8,4 MWh. Nantinya, PT Energi Surya Halmahera akan menjual listrik hasil produksi PLTS Tobelo kepada PLN untuk jangka waktu 20 tahun sejak beroperasi.
“Nilai kontrak kurang lebih US$25 juta,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, perolehan kontrak penting ini membawa dampak yang sangat positif bagi operasional KEEN. Perseroan akan segera memulai konstruksi PLTS Tobelo pada 2026 dan ditargetkan untuk dapat mulai beroperasional secara komersil pada kuartal I/2027.
Setelah pembangunan selesai, PLTS Tobelo akan meningkatkan kapasitas terpasang perseroan dan meningkatkan hasil produksi KEEN.
Diana menambahkan perolehan kontrak penting ini membawa dampak yang sangat positif bagi keuangan KEEN karena akan meningkatkan pendapatan.
“Perseroan memproyeksikan pendapatan construction revenue sebesar kurang lebih US$13,8 juta selama periode konstruksi PLTS Tobelo.”
Setelah PLTS Tobelo beroperasional secara komersil, KEEN memproyeksikan peningkatan pendapatan sebesar kurang lebih US$1,6 juta per tahun dari produksi listrik dari PLTS Tobelo.




