Wali Kota Tangsel Kutuk Pelecehan Seksual di SDN Serpong

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

WALI Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap sejumlah murid di sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Serpong. Benyamin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pengkhianatan terhadap dunia pendidikan.

Ia memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan mengambil langkah tanpa kompromi. Selain mendukung proses pidana di kepolisian, sanksi administratif berat berupa pemecatan telah disiapkan bagi pelaku.

"Saya mengutuk keras tindakan ini. Ini perbuatan keji di lingkungan pendidikan. Saya sudah instruksikan sanksi paling tegas sesuai aturan kepegawaian. Kita pastikan yang bersangkutan tidak lagi memiliki tempat di sekolah mana pun," ujar Benyamin melalui keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Baca juga : Wali Kota Semarang Berang Muncul Lagi Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Bocah

Benyamin langsung mengeluarkan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan Kota Tangsel untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ia memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.

"Saya instruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk mengaudit sistem pengawasan di seluruh sekolah. Pastikan setiap sudut terpantau. Saya juga ingin ada evaluasi berkala terhadap rekam jejak dan perilaku tenaga pendidik kita," tegasnya.

Benyamin menjamin Pemkot Tangsel akan memberikan perlindungan penuh kepada para korban. Melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, negara akan hadir melakukan pendampingan psikis intensif untuk memulihkan trauma anak-anak yang terdampak.

Baca juga :  Guru Berstatus Kontrak Diduga Lecehkan Murid, Disdik DKI Perketat Evaluasi

"Fokus kami adalah masa depan anak-anak. UPTD PPA akan mendampingi secara berkala, termasuk mengawal proses hukum agar anak-anak tetap merasa aman selama proses ini berjalan," lanjut Benyamin.

Lebih lanjut, Benyamin juga mengimbau para orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak di rumah. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara anak, orang tua, dan sekolah adalah kunci utama deteksi dini guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum dan kami akan kawal sampai tuntas agar para korban mendapatkan keadilan yang layak," pungkasnya.

Y, 55, seorang oknum guru SD Negeri 01 Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) diduga melakukan pencabulan terhadap anak didiknya. Sebanyak 13 murid laki-laki diduga menjadi korban dari oknum guru tersebut. 

"Ada 13 orang tua murid yang datang melapor ke kita terkait kasus yang menimpa anaknya. Setelah kita dengarkan dan klarifikasi dari 13 itu, sembilan orang tua akhirnya melapor ke Polres Tangsel," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, Tri Purwanto, Senin (19/1/2026).

Tri menuturkan saat ini pihaknya tengah melakukan pendampingan terhadap para korban, dalam proses hukum yang sedang berjalan. Menurut Tri, rentang dugaan tindakan pencabulan tersebut terjadi cukup panjang.

"Mereka sudah membuat laporan, dan proses hukumnya kita serahkan kepada Unit PPA Polres Tangsel. Untuk kejadian, kita belum mengetahui detailnya. Informasi awal menyebutkan rentangnya dari Juni 2025 hingga Januari 2026. Namun kepastian teknisnya masih diproses oleh Polres Tangsel," jelas Tri. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ciri Orang Sukses dan Cerdas di Usia 20-an
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tim SAR Temukan Barang Korban Pesawat ATR di Jalur Ekstrem Gunung Bulusaraung
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Aturan Baru Disdik DKI Jakarta: Gawai Siswa Dikumpulkan, Selama Jam Sekolah
• 11 jam lalunarasi.tv
thumb
Heboh Isu Child Grooming Aurelie Moeremans, Inilah Kabar Terbaru Manohara Odelia Pinot yang Dulu Korban KDRT Pangeran Malaysia
• 3 jam lalugrid.id
thumb
BGN Sudah Serap Hampir Rp18 Triliun Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.