GenPI.co - Sebanyak 367 orang warga Kampung Cibodas, Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, masih mengungsi, memasuki dua pekan seusai longsor lereng Gunung Gaupas.
Camat Padarincang Agus Saepudin mengatakan warga memang belum diizinkan pulang. Sebab, masih ada potensi terjadi longsor susulan.
Dia mengungkapkan wilayah permukiman warga Cibodas tersebut, hanya berjarak 300 meter dari titik longsor.
“Warga masih diungsikan. Sebab, suara gemuruh di titik longsor masih sering terdengar saat malam,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (20/1).
Agus mengaku masih menunggu instruksi Bupati Serang, terkait rencana pemulangan para pengungsi.
Keputusan berdasar hasil kajian geologis terkait kestabilan tanah lereng Gunung Gaupas, yang tengah diteliti tim ahli asal Bandung.
“Kami imbau warga bersabar dan tetap di pengungsian, sampai ada keputusan Bupati, berdasar hasil kajian itu,” ujarnya.
Salah satu pengungsi Yuyun (32) mengatakan sudah jenuh berada di tempat pengungsian, selama dua pekan.
Namun, dia masih trauma untuk kembali ke rumah secara permanen. Dia pun memilih menunggu arahan pihak terkait.
“Saya pulang ke rumah saat siang untuk mengambil barang. Kalau malam, biasanya terdengar suara gemuruh,” ucapnya. (ant)
Simak video berikut ini:



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477896/original/021090400_1768885000-28966.jpg)
