Alasan Dibalik Trump dan Amerika yang Ingin Akuisisi Greenland

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Greenland, pulau es terbesar di dunia yang terletak di kawasan Arktik dan berada di bawah administrasi Denmark, kembali menjadi sorotan internasional. Letaknya yang strategis di antara Amerika Utara dan Eropa, serta potensi sumber daya alam yang tersimpan di balik lapisan es, menjadikan Greenland lebih dari sekadar wilayah dingin di ujung utara Bumi.

Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian internasional terhadap Greenland semakin meningkat, terutama setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Trump kembali menghidupkan ambisi lamanya untuk mengakuisisi Greenland, dengan dalih kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat dan stabilitas kebebasan dunia.

Greenland, Lokasi Strategis yang Tidak Boleh Diabaikan

Greenland adalah pulau terbesar di dunia dengan luas sekitar 2,16 juta kilometer persegi, dan hampir 80 persen wilayah daratannya tertutup es. Mengutip Time, secara geografis, Greenland termasuk wilayah Amerika Utara, namun secara politik, pulau ini adalah wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark selama lebih dari 300 tahun.

Pulau ini terletak di jalur strategis GIUK Gap (Greenland–Islandia–Inggris), yang menjadi titik penting dalam sistem pertahanan Atlantik Utara. Posisi ini membuat Greenland ideal untuk memantau aktivitas militer dan lalu lintas strategis di kawasan Arktik, khususnya terkait pergerakan Rusia.

Keamanan Nasional dan Keberadaan Militer AS

Salah satu alasan utama Trump menaruh perhatian pada Greenland adalah untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Trump pernah menegaskan dalam wawancara dengan Wall Street Journal bahwa menguasai Greenland adalah “keharusan mutlak” demi posisi strategis AS.

Sejak 1951, AS dan Denmark memiliki perjanjian militer yang memungkinkan Amerika Serikat menjalankan kegiatan pertahanan di Greenland. Salah satu fasilitas utamanya adalah Pangkalan Pituffik (dulu Thule Air Base), yang berfungsi dalam sistem peringatan dini rudal dan pemantauan ruang angkasa. Pangkalan ini berperan strategis dalam menghadapi potensi ancaman dari Rusia dan China.

Baca Juga

  • Ambisi Donald Trump Rebut Greenland, Bisa Ganggu Riset Iklim
  • Alasan Ilmiah Mengapa Donald Trump Ngotot Ingin Kuasai Greenland
  • Coba Direbut Trump, PM Greenland Tolak Negaranya Gabung AS
Potensi Sumber Daya Alam Greenland

Selain faktor strategis, Greenland menyimpan potensi ekonomi yang signifikan. Pulau ini kaya akan sumber daya mineral termasuk rare earth elements (REE), grafit, niobium, dan logam lainnya yang inklusif dalam komponen teknologi maju dan sistem pertahanan modern.

Berdasarkan laporan Geological Survey Denmark and Greenland (GEUS), dengan mencairnya es akibat pemanasan global, ada peluang eksplorasi minyak dan gas di perairan sekitarnya.

Jalur Pelayaran Arktik yang Mengubah Dunia

Pencairan es di kawasan Arktik telah membuka jalur pelayaran baru antara Asia dan Eropa, yang berpotensi memangkas waktu transit secara signifikan dan menggeser rute-rute perdagangan global yang selama ini berputar di selatan.

Greenland berdiri sebagai salah satu pintu gerbang rute baru ini, sehingga kontrol atas wilayahnya berarti memiliki posisi yang tinggi dalam akses dan keamanan jalur perdagangan tersebut.

Penolakan dari Denmark dan Rakyat Greenland

Walaupun ambisi Trump mendapatkan Greenland terus digulirkan, Denmark dan Greenland secara tegas menolak. Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menegaskan bahwa wilayahnya tidak ingin bergabung dengan Amerika Serikat.

“Kita sekarang menghadapi krisis geopolitik, dan jika kita harus memilih antara Amerika Serikat dan Denmark di sini dan sekarang, kita memilih Denmark,” katanya dikutip dari Al Jazeera, Rabu (14/1/2025).

Kendati demikian, penolakan yang tegas dari Denmark dan rakyat Greenland menutup peluang Amerika Serikat untuk membeli atau menguasai Greenland.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Daihatsu Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Maju ke Babak Kedua
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Sita Rp 550 Juta Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR Walkot Madiun
• 1 jam laludetik.com
thumb
Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Richard Lee 4 Februari
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bos BGN Bakal Angkat 32.000 Pekerja Dapur MBG jadi ASN pada Februari 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Suriah Tuduh SDF Lakukan Pelanggaran Keamanan usai Kaburnya Puluhan Tahanan ISIS
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.