Smartwatch Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 Terdeteksi Aktif dan Catat 13 Ribu Langkah, Keluarga Minta Bantuan Presiden Prabowo

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Keluarga co-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan meminta tolong Presiden Prabowo untuk kerahkan Tim SAR tambahan. Hal itu karena smartwatch co-pilot pesawat ATR 42-500 terdeteksi aktif dan catat 13 ribu langkah.

Seperti diketahui, Farhan merupakan satu dari 10 penumpang yang menumpangi pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat itu diketahui jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung.

Hingga kini, tim SAR Gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian korban. Berdasarkan informasi terakhir, Tim Sar sudah menemukan dua jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500.

Di tengah pencarian itu, keluarga co-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan meminta tolong pada Presiden Prabowo. Hal itu karena smartwatch co-pilot pesawat ATR 42-500 terdeteksi aktif dan catat 13 ribu langkah.

Pengakuan itu disampaikan oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai kakak dari Dian, kekasih Farhan Gunawan. Perempuan itu menjelaskan bahwa ponsel milik Farhan telah ditemukan oleh Tim SAR di hutan dan diserahkan kepada Dian.

Menariknya, ponsel itu ternyata masih terhubung dengan jam tangan pintar (smartwatch) yang dikenakan Farhan. Di ponsel itu tercatat bahwa ada pergerakan langkah kaki Farhan.

"Saya minta tolong ke media, bahwa pesawat jatuh tanggal 17, tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan ada dapat di hutan. Nah HP itu sudah dipegang adik saya."

"Nah, hapenya itu terhubung ke smartwatch-nya. Ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan," ujarnya dalam video tersebut dilansir Kompas.com.

Pada Minggu pagi pukul 06.00 WITA, tercatat adanya beberapa langkah kaki. Jumlah itu bahkan terus bertambah secara signifikan sepanjang hari.

Oleh karena itu, pihak keluarga meminta tolong pada Presiden Prabowo agar mengerahkan Tim Sar tambahan. Ia meminta agar sang presiden menyelamatkan Farhan.

 

"Dari pagi jam 6 ada beberapa langkah, terus ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada."

"Saya mohon sekali Pak Presiden Prabowo Subianto, selamatkan Farhan pak," pintanya sambil terisak.

Penjelasan Basarnas Terkait Smartwatch Co-pilot Pesawat ATR 42-500 Terdeteksi Aktif

Staf SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Makassar, Arman Amiruddin, membenarkan adanya temuan ponsel tersebut. Ia menyebut ponsel itu sudah diserahkan pada pihak keluarga untuk kemudian dibawa ke Tim Cyber Polda Sulsel.

Arman bahkan mengonfirmasi bahwa dalam data perangkat itu memang menunjukkan adanya aktivitas pergerakan. Meski begitu, ia mengaku belum bisa memastikan kondisi Farhan.

Pasalnya, selama tiga hari pencarian, tim di lapangan tak mendengar tanda-tanda suara minta tolong. Ia berharap agar ponsel itu bisa dibuka kuncinya oleh Cyber Crime agar bisa mencari titik koordinat terakhir yang aktif.

"Kami meminta supaya bisa dilacak koordinat terakhir. Karena dari laporan yang dia kirim itu, per jam 06.53 Wita hari Minggu, ada terbaca seribu langkah. Terus sampai ke jam 05.33 Wita, ada 13 ribu langkah," kata Arman di Posko AJU SAR Desa Tompobulu, Senin (19/1/2026).

"Untuk memastikan yang beredar, kami belum bisa memastikan bahwa ini hidup atau gimana."

"Intinya, handphone kami serahkan kemarin untuk bisa dibuka kuncinya (oleh Cyber Crime) agar kami bisa menuju ke titik koordinat terakhir yang aktif," jelas Arman.

Dlansir Tribunnewsbogor.com, pesawat tersebut membawa 10 orang yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat disewa KKP untuk melakukan pengawasan laut.

Dari temuan yang ditemukan oleh Tim SAR serta saksi mata di TKP, diduga pesawat tersebut meledak setelah menabrak Gunung Bulusaraung. Hingga kini, pencarian korban jatuhnya pesawat masih terus dilakukan. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ahli Polimer Peringatkan Bahaya Peluruhan BPA dari Galon Lanjut Usia
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
Harga Emas dan Perak Cetak Rekor di Tengah Memanasnya Sengketa Greenland
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Belum Siap Tambah Momongan, Aurel Hermansyah Ungkap Alasannya
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Akademisi Bandung: RDMP Jadi Jalan Strategis Indonesia Lepas dari Ketergantungan Impor Energi
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MA Kabulkan Permohonan Uji Materiil UU Pers
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.