Washington, VIVA – Pesawat-pesawat Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD) akan segera dikerahkan ke Greenland dalam rangka kegiatan yang disebut telah "direncanakan sejak lama," di tengah dorongan Presiden Donald Trump agar Amerika Serikat mengambil alih kendali atas wilayah Arktik tersebut.
Selain pesawat yang beroperasi dari pangkalan di Amerika Serikat dan Kanada, armada NORAD yang ditempatkan di Pangkalan Antariksa Pituffik, Greenland, akan "mendukung berbagai kegiatan NORAD yang telah direncanakan sejak lama, membangun kerja sama pertahanan yang berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Kanada, serta Kerajaan Denmark," demikian pernyataan NORAD yang dibagikan melalui platform media sosial X.
NORAD menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut telah dilakukan melalui koordinasi resmi.
"Kegiatan ini telah dikoordinasikan dengan Kerajaan Denmark, dan semua pasukan pendukung beroperasi dengan izin diplomatik yang diperlukan. Pemerintah Greenland juga telah diberitahu tentang kegiatan yang direncanakan," kata NORAD, seraya menambahkan bahwa mereka “secara rutin melakukan” operasi untuk kepentingan pertahanan Amerika Utara.
Pengumuman tersebut, yang menekankan kerja sama komando pertahanan dengan Denmark dan Greenland, muncul di tengah pernyataan Trump yang mendorong Amerika Serikat untuk mengambil kendali atas Greenland, wilayah semi-otonom yang kaya akan sumber daya mineral, dengan alasan kepentingan keamanan nasional.
Langkah Trump itu menuai penentangan dari sejumlah sekutu Eropa. Meski demikian, pada pekan ini Trump mengumumkan rencana penerapan tarif sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa sebagai bagian dari upayanya untuk memperoleh wilayah tersebut.
Ia juga mengaitkan kebijakan itu dengan keputusan Komite Nobel Norwegia yang tidak menganugerahinya Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu, seraya menyatakan bahwa ia “tidak lagi merasa berkewajiban untuk hanya memikirkan Perdamaian.”
Dalam wawancara dengan NBC News pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa ia "tidak berkomentar" ketika ditanya apakah ia akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut Greenland.
Di Kongres, pernyataan Trump memicu reaksi keras. Anggota DPR Don Bacon (Republik–Nebraska) menyatakan pekan lalu bahwa ia akan mempertimbangkan untuk memakzulkan Trump jika Amerika Serikat memutuskan untuk menyerang Greenland.




