DEPOK, KOMPAS.com – Sebuah gerobak gorengan di Jalan Boulevard Grand Depok City, Kota Depok, ditabrak pengendara motor, Senin (19/1/2026) sore.
Insiden ini membuat pemilik gerobak, Dindin, menaksir kerugian mencapai lebih dari Rp 5,5 juta, sementara salah satu karyawannya mengalami luka parah.
Dindin menjelaskan, perkiraan kerugian baru dihitung dari biaya pembuatan ulang gerobak yang hancur.
“Kalau kerugian mah itu kan gerobak sudah sekitar Rp 5,5 juta,” kata Dindin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Motor Tabrak Gerobak Gorengan di Depok, Karyawan Luka 17 Jahitan
Kerugian tersebut belum termasuk pendapatan harian yang hilang selama 15 tahun ia menekuni usaha gerobak gorengan. Apalagi, gerobak berbahan aluminium membutuhkan waktu 4–14 hari untuk dibuat ulang.
“Andai kata (beres) seminggu kan sudah lumayan, saya seminggu enggak bisa usaha, penghasilan saya enggak ada. Tapi itu enggak masalah, namanya musibah,” ujarnya.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, saat karyawan Dindin baru saja selesai menggoreng dan hendak beristirahat sejenak.
“Dia habis goreng gorengan mau istirahat, tau-taunya baru mau duduk ada kejadian (motor menabrak), itu langsung dia enggak sadar,” tutur Dindin.
Karyawan yang menjadi korban langsung pingsan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bunda Alia. Ia mengalami luka robek di paha kanan dekat lutut.
“Karyawan saya 17 jahitan tapi alhamdulillah, ini juga sudah dieksekusi atau sudah dijahit,” terang Dindin.
Baca juga: Viral Asap Keluar dari Aspal Jalan Raya Bogor Depok, Ternyata Ini Penyebabnya
Tak hanya karyawan, pengendara motor yang menabrak gerobak juga mengalami luka serius, yakni di lengan kanan, lutut, dan punggung kaki.
Persoalan kini telah diselesaikan secara kekeluargaan, dengan pihak keluarga pelaku bersedia mengganti rugi sebagian kerugian.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang