Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan 21,53 poin atau 0,23 persen pada sesi pertama perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Lonjakan mendorong IHSG terbang ke level 9.155,40.
IHSG bergerak di rentang area 9.127 hingga sempat menyentuh level 9.174. Nilai transaksi mencapai Rp 15,76 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,21 juta transaksi.
Seluruh sektor kompak mengalami penguatan dipimpin sektor industri sebesar 2,38 persen. Sektor properti dan konsumer non-siklikal menyusul kenaikan sebesar 1,67 persen dan 1,47 persen.
- pexels.com/TabTrader.com app
Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD terus berlanjut. Sementara itu, stochastic RSI berada pada overbought area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 9125-9200 pada perdagangan sesi kedua," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Selasa, 20 Januari 2026.
Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham sukses membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 antara lain:
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Saham ADMR melesat 5,43 persen atau 105 poin ke level 2.040.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Saham JPFA meningkat sebesar 5,40 persen atau 150 poin menjadi 2.930.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI melambung 5,34 persen atau 22 poin ke posisi 434.

