TABLOIDBINTANG.COM - Brooklyn Beckham akhirnya angkat bicara mengenai konflik keluarganya. Putra sulung David Beckham dan Victoria Beckham itu mengaku “tidak punya pilihan lain” selain memecah kebisuan terkait perseteruannya dengan kedua orang tuanya.
Dalam pernyataan panjang yang dibagikan melalui Instagram Stories pada Senin (19/1), Brooklyn menyebut ingin “mengungkap kebenaran tentang sejumlah kebohongan yang telah diberitakan”, seraya menuding orang tuanya terus membawa urusan pribadinya dengan sang istri, Nicola Peltz, ke ranah media.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya,” tulis Brooklyn (26). “Saya tidak dikendalikan siapa pun. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri membela diri sendiri. Sepanjang hidup saya, orang tua saya selalu mengendalikan narasi tentang keluarga kami di media.”
Ia lalu menuduh kedua orang tuanya membangun citra keluarga harmonis melalui unggahan media sosial yang bersifat pencitraan, acara keluarga, dan hubungan yang menurutnya tidak tulus. Brooklyn mengklaim baru-baru ini menyaksikan sendiri bagaimana mereka, menurutnya, menyebarkan berbagai kebohongan di media demi mempertahankan citra publik.
“Pada akhirnya, kebenaran selalu terungkap,” ujarnya. Ia juga menuduh David Beckham (50) dan Victoria Beckham (51) berulang kali berusaha merusak hubungannya dengan Nicola Peltz (31), bahkan sejak sebelum pernikahan mereka pada April 2022.
Brooklyn menuding ibunya membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola di saat-saat terakhir, meski sang istri sangat antusias mengenakan rancangan tersebut. Akibatnya, Nicola disebut harus segera mencari gaun lain dalam waktu singkat.
Ia juga mengklaim kedua orang tuanya berulang kali menekan dan mencoba menyuap dirinya agar mau melepaskan hak atas nama “Beckham” menjelang pernikahan mereka di Florida. Bahkan, malam sebelum pernikahan, anggota keluarganya disebut mengatakan bahwa Nicola “tak sedarah” dan “bukan bagian dari keluarga”.
Brooklyn turut mengungkap bahwa penolakannya menandatangani kesepakatan tertentu berdampak pada urusan finansial, yang membuat perlakuan orang tua terhadap dirinya berubah. Selama persiapan pernikahan, ia mengaku sempat disebut “jahat” oleh ibunya karena memilih menempatkan pengasuhnya dan nenek Nicola di meja utama, lantaran keduanya tidak didampingi pasangan.
Ia juga mengonfirmasi laporan sebelumnya bahwa Victoria Beckham disebut merebut momen dansa pertama pasangan pengantin baru tersebut. Brooklyn mengingat kembali kejadian itu sebagai pengalaman yang sangat menyakitkan dan memalukan.
“Di depan sekitar 500 tamu undangan, Marc Anthony memanggil saya ke panggung. Seharusnya itu adalah momen dansa romantis saya dengan istri, tetapi justru ibu saya yang sudah menunggu untuk berdansa dengan saya,” tulisnya. “Ia menari dengan cara yang tidak pantas. Saya tidak pernah merasa sedemikian tidak nyaman dan terhina sepanjang hidup saya.”
Brooklyn dan Nicola diketahui memperbarui janji pernikahan mereka pada Agustus 2025 untuk menciptakan kenangan baru yang penuh kebahagiaan, tanpa kecemasan dan rasa malu.
Dalam pernyataannya, Brooklyn juga menyinggung bahwa keluarganya lebih mengutamakan promosi publik dan kerja sama merek. Menurutnya, “brand Beckham” selalu ditempatkan di atas segalanya, termasuk hubungan keluarga.
Ia membantah anggapan bahwa dirinya dikendalikan oleh sang istri. “Saya justru telah dikendalikan oleh orang tua saya hampir sepanjang hidup saya,” tulisnya. Brooklyn mengaku tumbuh dengan kecemasan yang berat, namun sejak menjaga jarak dari keluarganya, perasaan itu perlahan menghilang.



