Dubes Inggris: London jadi rumah kedua bagi Presiden Prabowo

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menganggap London sebagai rumah kedua.

Hal ini disampaikan oleh Dominic terkait dengan lawatan Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris selama beberapa hari ke depan, berdasarkan video wawancara yang diterima dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Selasa.

"Presiden Prabowo menganggap London sebagai rumah keduanya," ujar Dominic.

Dominic menyampaikan Presiden Prabowo dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan banyak pihak, salah satu yang utama adalah pertemuan dengan Raja Charles III.

Presiden Prabowo juga akan menghadiri pertemuan dengan para wakil rektor dari berbagai universitas terkemuka di Inggris, yang tergabung dalam Russell Group, untuk membahas potensi pembukaan kampus Russell Group di Indonesia.

Selain itu, Presiden Prabowo akan bertemu dengan pelaku bisnis Inggris, berbagai organisasi, serta investor Indonesia yang melihat bahwa Inggris adalah pasar potensial.

"Selain itu, Presiden akan menghadiri acara konservasi yang membahas upaya mendukung pemulihan mata pencaharian dan kehidupan sosial masyarakat di Aceh, Sumatera, sekaligus mendukung inisiatif konservasi gajah," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden tak lupa untuk melakukan diskusi dengan lembaga filantropi mengenai pembiayaan jangka menengah dan panjang untuk inisiatif-inisiatif tersebut, serta untuk taman nasional Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris meluncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi di London, Inggris, Senin (19/1) waktu setempat, yang bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi di berbagai sektor strategis.

Kemitraan itu ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mewakili Pemerintah Indonesia, dan Menteri Koordinator untuk Bisnis dan Perdagangan Inggris Peter Kyle, Senin, bertepatan dengan rangkaian lawatan Presiden Prabowo Subianto di Inggris.

Jermey mengatakan kemitraan tersebut juga memperkuat komitmen dua negara untuk bekerja sama mengatasi hambatan nontarif, mendukung pelaku ekspor, serta mendorong investasi dua arah dengan nilai yang lebih besar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisi V DPR Terima Info Pesawat ATR Berbelok: Seharusnya Tidak ke Sana
• 3 jam laludetik.com
thumb
Purbaya Bilang Besaran Tarif Lapisan Baru Cukai Rokok Masih Dibahas
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Eks Jubir KPK Dorong Mekanisme Ganti Rugi Koruptor
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Usai Terjaring OTT, Wali Kota Madiun Maidi Langsung Dibawa KPK ke Jakarta untuk Diperiksa
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
588 Personel Gabungan Amankan Aksi Ujuk Rasa Pemuda Keadilan di Monas
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.