KPK Duga Bupati Pati Sudewo Patok Harga untuk Jabatan Perangkat Desa

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Bupati Pati Sudewo (tengah) saat dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). KPK menduga Bupati Pati Sudewo mematok harga untuk jabatan tertentu di pemerintah desa. (Sumber: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengungkapkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo terkait kasus dugaan korupsi pengisian jabatan di lingkup pemerintah desa.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyebut dalam perkara tersebut, Sudewo diduga mematok harga untuk jabatan tertentu di pemerintah desa, seperti Kepala Urusan (kaur), Kepala Seksi (kasi), dan Sekretaris Desa (sekdes).

"Jadi setiap jabatan itu ada nilainya juga, nilainya yang dipatok," kata Budi, Selasa (20/1/2026), dipantau dari Breaking News KompasTV.

Baca Juga: OTT Bupati Pati Sudewo, KPK Sita Uang Miliaran Rupiah

Meski demikian, ia belum menyampaikan terkait nilai uang yang diduga dipatok Sudewo.

Termasuk terkait jumlah jabatan maupun di wilayah mana saja yang dilakukan pengisian jabatan.

"Nanti kami akan sampaikan. Itu nanti secara lengkap akan kami sampaikan pengisian jabatan ada di wilayah mana saja, untuk berapa desa, untuk berapa jabatan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Sudewo ditangkap KPK melalui operasi tangkap tangan pada Senin (19/1) kemarin.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut selain Sudewo, pihaknya turut mengamankan tujuh orang lainnya. 

Menurut penuturannya, Sudewo dan tujuh orang tersebut sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kpk
  • ott kpk
  • bupati pati sudewo
  • ott bupati pati
  • jabatan perangkat desa
  • korupsi
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara bijak hadapi fitnah dan hinaan ala Ricky Harun: Kita nggak perlu reaktif
• 11 jam lalubrilio.net
thumb
Presiden Perintahkan 80% Kuota Beasiswa LPDP untuk Studi STEM, Pakar: Mestinya dari Dulu!
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
WNI Korban Sindikat Penipuan Daring di Kamboja Terus Berdatangan ke KBRI Phnom Penh, Jumlah Capai 911 Orang
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Terkendala, Ini Situasi di Pangkep dan Posko Antemortem
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Purbaya Bertemu Juda Agung di Tengah Kabar Tukar Guling dengan Thomas Djiwandono
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.