Presiden Perintahkan 80% Kuota Beasiswa LPDP untuk Studi STEM, Pakar: Mestinya dari Dulu!

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin studi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Pakar pendidikan dari Universitas Paramadina, Totok Amin, menilai semestinya kebijakan itu diterapkan sejak lama. 
 
"Ilmu sains dan teknologi yang ada dalam STEM itu sangat vital buat kita sebagai bangsa.  Kebijakan ini seharusnya sudah diterapkan sejak LPDP berdiri," kata Totok kepada Medcom.id, Selasa, 20 Januari 2026.
 
Namun, dia tak masalah bila hal itu baru bisa dijalankan sekarang ketimbang tak ditetapkan sama sekali. "Tetapi tidak apa-apa, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," ujar dia. 

Totok menyebut anak-anak zaman sekarang harus menguasai STEM. Sebab, hal itu akan berpengaruh pada visi bangsa.
 
"Anak-anak kita harus menguasai STEM untuk kepentingan bangsa yang lebih strategis," ujar Doktor bidang Kurikulum dan Pembelajaran Boston University itu.
 

Baca Juga :

Beasiswa LPDP di 2026, Segini Kuota yang Disiapkan Pemerintah

Dia mengatakan ke depan Indonesia akan mampu memegang berbagai bidang strategis, termasuk menyelesaikan persoalannya dengan penguasaan STEM. "Terutama untuk menghadapi tantangan dan memecahkan masalah dalam menghadapi krisis pangan, energi, dan bencana iklim saat ini," ujar dia.
 
Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan agar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan prioritas beasiswa kepada mahasiswa di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). Bahkan, 80 persen beasiswa LPDP harusnya dapat diberikan kepada mahasiswa yang belajar di bidang tersebut.
 
"Beliau (Prabowo) memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
 
Selain itu, pemerintah terus berupaya memperluas ketersediaan beasiswa untuk meringankan beban para mahasiswa. Bahkan, Prabowo menyatakan perlunya penghitungan ulang anggaran beasiswa agar penerima beasiswa semakin banyak.
 
"Mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa," sebut Prasetyo.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dibintangi Couple Goals Rey Mbayang dan Dinda Hauw, Bidadari Surga Sepi Penonton
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dari Sawah Way Jepara, Kolaborasi TNI dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan
• 4 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Bakal Cek Ulang Klaim Richard Lee Mengaku Sakit Berujung Pemeriksaan Ditunda
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Sabu Senilai Rp15 Miliar dari Aceh Digagalkan Masuk Jawa
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KG Media Kini Gunakan Energi Terbarukan, Media Tak Lagi Sekadar Bicara Lingkungan
• 34 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.