Trump : Negara yang Tidak Menyetujui Rencana Greenland Bisa Dikenai Tarif

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam konferensi pers sempat menyatakan bahwa ia mungkin mempertimbangkan untuk mengenakan tarif terhadap negara-negara yang tidak mendukung rencananya terkait Greenland.

“Saya mungkin akan mengambil langkah seperti itu terkait Greenland. Jika beberapa negara tidak setuju dengan gagasan saya tentang Greenland, saya mungkin akan mengenakan tarif kepada mereka. Kami membutuhkan Greenland untuk menjamin keamanan nasional.” “Saya mungkin akan melakukannya,” katanya. 

Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt untuk pertama kalinya menyampaikan pandangan dalam konferensi pers mengenai pertemuan Amerika Serikat–Denmark–Greenland. 

Ia mengatakan:“Ini adalah pertemuan yang produktif. Pembicaraan berlangsung dengan baik, dan kedua pihak sepakat membentuk sebuah kelompok kerja untuk melanjutkan konsultasi teknis mengenai akuisisi Greenland.”

Ia menyatakan bahwa konsultasi teknis tersebut akan diadakan setiap dua hingga tiga minggu sekali. Ia menegaskan: “Pemerintahan ini bermaksud untuk terus berdialog dengan pihak Denmark serta delegasi Greenland mengenai isu ini.”

“Presiden telah dengan jelas menyampaikan prioritasnya. Ia ingin Amerika Serikat mengakuisisi Greenland.”

Menteri Denmark: Sepakat Berbeda Pendapat, Greenland Ingin Hubungan Normal

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen, dalam konferensi pers di depan Kedutaan Besar Denmark di Washington, menyatakan bahwa sejak berdirinya NATO, Greenland selalu menjadi bagian dari negara anggota NATO.

Ia mengatakan: “Kami masih memiliki perbedaan mendasar. Namun kami sepakat untuk berbeda pendapat.”

Ia juga menyebutkan bahwa Kerajaan Denmark dan Amerika Serikat telah sepakat membentuk sebuah kelompok yang akan mengadakan pertemuan dalam beberapa minggu ke depan.

Menteri Urusan Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt mengatakan dalam konferensi pers bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Ia menekankan: “Bagi kami, yang paling penting adalah memulihkan hubungan normal dengan Amerika Serikat.” (Hui)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jenazah Korban Kedua ATR 42-500 Ditemukan, ini Perkembangan Evakuasi-Identifikasi | KOMPAS MALAM
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Prilly Latuconsina Resmi Mundur dari Sinemaku Pictures, Tegaskan Ingin Ruang Kreatif yang Lebih Jujur
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Ducati Kenalkan Livery Rosso Centenario untuk MotoGP 2026
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tiba di Gedung KPK, Maidi: Saya Tak Pernah Lelah Membangun Kota Madiun
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Polda Metro Ungkap Penjualan Puluhan Senpi Rakitan Ilegal, Tangkap 5 Tersangka
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.