JAKARTA, DISWAY.ID-- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa alasan pemeriksaan Bupati Pati Sudewo di Kudus. Menurutnya, pemeriksaan Sudewo di Kudus, guna pemeriksaan yang lebih efektif.
Diketahui, Bupati Pati, Sudewo sempat didemo oleh warganya sendiri, lantaran kebijakanya yang akan menaikan pajak tanah sebesar 300 persen.
BACA JUGA:Inilah Sosok Saksi Ahli yang Dibawa Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu: Pakar Citra Satelit!
BACA JUGA:Rudy Susmanto Gandeng KPK Dampingi Pemkab Bogor Jalankan Program Strategis Daerah
"Tentu pemilihan tempat untuk melakukan pemeriksaan itu pertimbangan tim di lapangan, supaya pemeriksaan juga bisa berjalan berlangsung secara efektif, karena memang pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan itu ada beberapa. Ya tentunya itu butuh lokasi-lokasi untuk melakukan pemeriksaan oleh tim di lapangan," katanya, kepada wartawan, di gedung Merah Putih, Selasa 20 Januari 2026.
Saat ini, kata Budi, Sudewo bersama 7 orang lainya tengah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.
"Nanti kami akan sampaikan status hukumnya dari para pihak yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih," tegasnya.
Diketahui, KPK juga menangkap, Bupati Pati Sudewo, yang diduga berkaitan dengan praktik suap dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Andalkan Diva dan Hilman, Ducati MX Team Indonesia Siap Turun di Kejurnas MX 2026 dan Ikut Balap di Thailand
BACA JUGA:Unibang Perkuat Akses Pendidikan lewat Beasiswa dan Kualitas Akademik
Sudewo bersama 7 orang lainya yang ditangkap KPK tiba ke di gedung Merah Putih, sekitar pukul 10.45 WIB.
"Pagi ini delapan orang yang diamankan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih, yang pertama kepala daerah atau Bupati Pati, kemudian dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa," ungkap Budi.
Budi menjelaskan bahwa. Sudewo terlibat kasus praktik suap, yang berkaitan dengan dugaan tindakan pidana korupsi dalam pengisian jabatan khususnya di lingkungan pemerintah desa.
BACA JUGA:AFCON Memanas! Senegal Protes Keras Keputusan Wasit di Final Kontra Maroko
BACA JUGA:KPK Beberkan Peran Bupati Sudewo Saat Kena OTT: Patok Harga Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
- 1
- 2
- »




