Bisnis.com, JAKARTA — Grab melalui A5-DB Holdings Pte. Ltd., menambah kepemilikan saham di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank. Aksi tersebut tercatat dalam laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Januari 2026.
Berdasarkan laporan yang diterbitkan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), A5-DB Holdings meningkatkan kepemilikan saham SUPA dari sebelumnya 3,39 miliar saham atau 10,03%, menjadi 3,76 miliar saham atau setara 11,10% dari total saham beredar.
Penambahan kepemilikan dilakukan melalui sejumlah transaksi pembelian tidak langsung dalam periode 14 sampai dengan 19 Januari 2026.
Rinciannya, A5-DB Holdings membeli sebanyak 209 juta saham pada 14 Januari 2026 dengan harga Rp1.035 per saham, kemudian 103,42 juta saham pada 15 Januari 2026 dengan harga Rp1.062 per saham, serta 50,3 juta saham pada 19 Januari 2026 di harga Rp1.112 per saham.
Berdasarkan perhitungan dari data transaksi, A5-DB Holdings diperkirakan menggelontorkan dana sekitar Rp382,07 miliar untuk menambah kepemilikan saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) dalam periode 14–19 Januari 2026.
Seluruh transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi, sebagaimana tercantum dalam laporan OJK. A5-DB Holdings juga menegaskan tidak memiliki status sebagai pengendali di SUPA dan tidak berencana mempertahankan pengendalian.
Baca Juga
- Saham Bank Bergerak Variatif, Terpantik Kabar Rotasi Deputi Gubernur BI?
- Emtek (EMTK) Borong 150 Juta Saham Superbank (SUPA) Rp142 Miliar
- Rumor IPO Vidio pada 2026 Menguat Usai Superbank (SUPA) Melantai
Seiring dengan aksi akumulasi tersebut, saham Superbank menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (20/1). Hingga pukul 14.22 WIB, saham SUPA tercatat naik 1,33% atau 15 poin ke level Rp1.145 per saham.
Pada awal perdagangan, saham SUPA dibuka di harga Rp1.160, kemudian sempat bergerak menguat dan menyentuh level tertinggi Rp1.230 per saham.
Namun, saham SUPA sempat bergerak fluktuatif dan sempat turun ke level terendah Rp1.130 sebelum kembali menguat hingga sesi siang.
Secara teknikal, pergerakan saham SUPA masih berada di atas harga penutupan sebelumnya di level Rp1.130 per saham. Adapun dalam rentang 52 minggu, saham SUPA telah bergerak di kisaran Rp790 hingga Rp1.350 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp38,59 triliun.





